Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong penguatan ekonomi kreatif. Hal ini ditandai dengan pelantikan Pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Salatiga periode 2026–2029 di Grand Wahid Hotel, Sabtu (03/10/2026).
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Ketua Dekranasda Kota Salatiga, menyampaikan dukungan terhadap GEKRAFS sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku ekraf.
Menurutnya, keberadaan exit tol di Jalan Pattimura serta konektivitas tol Semarang–Solo–Jogja menjadi peluang strategis untuk mengembangkan pusat ekonomi baru dan menjadikan Salatiga sebagai “giant rest area”.
“Salatiga selain Kota Toleransi juga sebagai Kota Industri Kreatif. Banyak anak muda yang memiliki kreativitas dan inovasi,” ujar Wali Kota.
Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian, S.E., M.Sn., mengatakan kehadiran GEKRAFS di Salatiga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Saat ini, GEKRAFS telah memiliki jejaring di 18 negara dan 38 provinsi di Indonesia.
Sementara itu, Ketua DPC GEKRAFS Kota Salatiga, Dyah Ayu Phitaloka, mengajak pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkarya dan menjadikan kreativitas sebagai kekuatan ekonomi, kebanggaan daerah, serta peluang masa depan.
Pelantikan turut dimeriahkan Tari Jurit Ampil dari Sanggar Tari Hasthasawanda. Dalam kesempatan tersebut, GEKRAFS Kota Salatiga juga menyerahkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas.





Comments are closed