Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) sebagai tindak lanjut hasil kaji tiru percepatan penurunan stunting di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Senin (13/4/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada adaptasi program unggulan dan inovasi dari Kabupaten Lamongan yang terbukti efektif menurunkan prevalensi stunting secara signifikan.

Dalam arahannya, Nina menyampaikan bahwa keberhasilan Kabupaten Lamongan menurunkan angka stunting dari 27,5 persen pada 2021 menjadi 9,4 persen pada 2023 menjadi referensi penting bagi Kota Salatiga. Ia menekankan pentingnya mengadopsi model kolaborasi gotong royong yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga masyarakat dalam satu ekosistem penanganan terpadu.

Salah satu fokus utama adalah penguatan program orang tua asuh melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), yang mengedepankan kepedulian bersama melalui pemberian paket gizi secara rutin bagi balita stunting dan ibu hamil berisiko Kurang Energi Kronis (KEK). Selain itu, optimalisasi Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Mandiri juga akan diperkuat guna meningkatkan pemahaman orang tua terkait pola asuh, pemenuhan gizi, serta stimulasi tumbuh kembang anak.

Upaya preventif turut menjadi perhatian melalui program Desa Model Pencegahan Perkawinan Anak (SADEL CEPAK), yang bertujuan memutus rantai stunting dari hulu dengan memperkuat regulasi desa serta edukasi remaja untuk mencegah pernikahan dini. Intervensi lainnya meliputi pemberian tablet tambah darah secara rutin bagi remaja putri serta penguatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di tingkat kelurahan guna meningkatkan pemanfaatan pangan lokal bergizi.

Nina juga menginstruksikan seluruh jajaran Tim Percepatan Penurunan Stunting untuk memperkuat sistem pemantauan dan pendampingan keluarga berisiko stunting melalui koordinasi intensif antara bidan, kader keluarga berencana, dan petugas lapangan.

Dengan sinergi lintas sektor yang kuat serta implementasi inovasi yang tepat sasaran, Pemerintah Kota Salatiga optimistis dapat mempercepat penurunan stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Categories:

Tags:

Comments are closed