Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp. OG., menegaskan peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan sosial. Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama jajaran pengurus BAZNAS Kota Salatiga, di Ruang Kerja Wali Kota Rabu, (10/12/25) di mana Robby memberikan arahan untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Robby mendorong seluruh unsur, mulai dari ASN, BUMD, hingga BUMN, untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Dorongan ini akan diperkuat melalui penerbitan surat edaran resmi.
“BAZNAS adalah mitra setia kita. Kita harus pastikan potensi zakat ini optimal. Untuk itu, saya setuju diadakan BAZNAS Salatiga Award saat HUT BAZNAS nanti, sebagai bentuk penghargaan bagi OPD yang rutin menyalurkan zakatnya,” ujarnya.

Terkait program percepatan keuangan daerah, Robby meminta BAZNAS berperan aktif dalam upaya pemerintah memberdayakan pedagang kecil.
“Pemerintah sedang menggenjot kredit pedagang untuk melawan rentenir. BAZNAS harus hadir dalam upaya ini, misalnya melalui usulan program Kredit Pembiayaan UMKM Melawan Rentenir. Ini akan memberikan dampak langsung dan produktif bagi pedagang kecil kita,” tegasnya.

Untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS, Robby juga meminta BAZNAS berkolaborasi dengan Diskominfo agar imbauan penyaluran zakat segera disosialisasikan melalui videotron. Ia menekankan pentingnya mengurangi bantuan sosial yang bersifat konsumtif.
“Kolaborasi dengan Dinsos dan PKK harus dieratkan. Bantuan harus tepat sasaran, orientasinya agar penerima bantuan bisa maju, tidak hanya menerima bansos konsumtif. Kolaborasi dengan PKK bisa difokuskan juga untuk penanganan stunting,” imbuhnya.

Ketua BAZNAS Kota Salatiga, Ari H. Iswanto, melaporkan bahwa hingga akhir November 2025, BAZNAS telah mendistribusikan dana sebesar Rp4,5 miliar. Dana tersebut dialokasikan pada lima program utama: pendidikan (beasiswa), ekonomi, kesehatan (non-BPJS), kemanusiaan (bencana alam), dan syiar agama.
“Kami wajib hukumnya membantu pemerintah, baik dalam pengentasan kemiskinan, stunting, maupun kegiatan kemanusiaan. Semua arahan ini akan kami rumuskan dalam Raker dan penetapan RKAT 2026 agar BAZNAS Salatiga semakin kuat,” ujar Ari.

Ari juga memaparkan sejumlah rencana program strategis ke depan, antara lain penyadaran zakat melalui sosialisasi intensif ke OPD dan pemberian penghargaan pada HUT BAZNAS, peluncuran program nasional seperti Z-Mart untuk usaha kecil dan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), serta gerakan sedekah masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk mengevaluasi potensi ZIS yang belum tergarap maksimal, baik dari ASN maupun masyarakat, serta merumuskan strategi distribusi yang lebih produktif pada tahun mendatang.

Categories:

Tags:

Comments are closed