Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Salatiga bersama Pemerintah Kota menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun Veteran Nasional Tahun 2025 pada Selasa (12/08) di Balai Pertemuan Kelurahan Kutowinangun Kidul Kota Salatiga. Kegiatan ini diikuti oleh Wali Kota, Kepala Dinas Sosial, Ketua DPC LVRI dan jajatannya, serta tamu undangan.
Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, H.F. Soepardjo, menyampaikan sambutan dan amanat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI, HBL. Mantiri. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Veteran Nasional penghargaan negara terhadap para pejuang yang telah berjasa merebut kembali kedaulatan Indonesia pada peristiwa penghentian pertempuran 4 hari yakni pada 10 Austus 1949 di Kota Surakarta. “Untuk menandai kemenangan itu, Presiden Soekarno menyampaikan bahwa 10 Agustus adalah Hari Veteran Nasional. Tema peringatan Hari Veteran Nasional tahun ini adalah “Veteran Mengabdi Tanpa Batas – Berjuang Sepanjang Masa”. Kami memang tak lagi berjuang di medan tempur bersenjata, tapi kami tetap berjuang menjaga nilai-nilai kebangsaan, menanamkan semangat juang kepada generasi muda, serta menjadi penopang moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Untuk itu saya menegaskan pentingnya penyelamatan bagi generasi penerus, mereka harus bisa membentengi diri dan tau hal-hal yang melenceng dari cita-cita luhur pendiri bangsa. Anak-anak harus tau dan paham Ideologi Pancasila, bukan paham lain yang berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.”
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG menyampaikan bahwa peringatan Harvetnas merupakan wujud penghargaan kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur maupun para veteran yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan masa muda demi tegaknya kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Dibalik senyum dan keteguhan para veteran, tersimpan kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan ketulusan hati yang tak ternilai. Di tengah zaman yang terus berubah, satu hal yang tidak boleh pudar adalah semangat juang. Mari jadikan semangat para veteran sebagai sumber motivasi untuk terus bekerja, berkarya, dan mencintai bangsa ini tanpa pamrih. Selanjutnya kami sepenuhnya menyadari bahwa penghargaan kepada para veteran tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk upacara atau seremoni saja. Oleh karena itu saya sebagai Wali Kota beserta Pemerintah Kota Salatiga menghimbau bahkan menginstruksikan kepada Dinas Sosial dan Badan Kesbangpol untuk dapat menghadirkan program-program nyata untuk para veteran agar kesejahteraan beliau-beliau dapat terjamin.”
Dalam kesempatan tersebut seluruh tamu undangan turut menyaksikan video penyampaian pelaku sejarah pertempuran 4 hari di Solo pada 10 Agustus 1949. Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC LVRI Kota Salatiga. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan agar semangat juang para veteran dapat tumbuh di masyarakat dalam menjalankan kehidupan sosial dan bernegara.




Comments are closed