Pemerintah Kota Salatiga terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui kegiatan kaji tiru oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) ke Kabupaten Lamongan, Kamis (09/4/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, sebagai upaya mempelajari praktik terbaik dari daerah yang dinilai berhasil menekan angka stunting secara signifikan.
Kabupaten Lamongan dipilih karena capaian kinerjanya yang impresif, termasuk penghargaan Public Government Award dari CNN Indonesia sebagai daerah terbaik dalam kategori penanganan stunting. Hal ini menjadi referensi penting bagi Kota Salatiga dalam merumuskan strategi yang lebih efektif dan terukur.
Dalam kesempatan tersebut, Nina Agustin menyampaikan bahwa keberhasilan Lamongan menjadi inspirasi bagi Salatiga untuk mengadopsi langkah-langkah strategis yang lebih presisi dan berbasis data. Ia menegaskan bahwa kaji tiru ini bertujuan menggali inovasi serta memperkuat sinergi lintas sektor guna memberikan perlindungan optimal bagi tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, memaparkan bahwa tren penurunan stunting di wilayahnya menunjukkan progres positif. Berdasarkan data E-PPGBM, prevalensi stunting ditargetkan turun dari 6,9 persen pada 2024 menjadi 4,06 persen pada 2025. Ia menekankan bahwa capaian tersebut harus terus didorong melalui langkah yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Keberhasilan Lamongan didukung berbagai program unggulan, di antaranya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang berfokus pada edukasi pola asuh, gerakan FERRAMEG untuk pemberian tablet tambah darah, inovasi SADEL CEPAK dalam pencegahan pernikahan dini, serta program GENTING yang mengoptimalkan kolaborasi pendanaan antara pemerintah dan sektor swasta.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun penguatan kerja sama antar daerah yang menghasilkan rekomendasi kebijakan inovatif bagi Kota Salatiga. Pendekatan berbasis data dan intervensi yang tepat sasaran menjadi kunci dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.




Comments are closed