Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri Rapat Koordinasi Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kecamatan sebagai penghubung strategis antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga kementerian dengan desa dan masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya integrasi dan kolaborasi dalam mendukung visi Jawa Tengah sebagai provinsi maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa dengan luas wilayah mencapai 3,3 juta hektare dan jumlah penduduk hampir 38 juta jiwa, peran camat sangat krusial dalam mengoordinasikan 7.810 desa dan 753 kelurahan.

Gubernur juga menegaskan bahwa program Kecamatan Berdaya merupakan upaya untuk menjangkau sekaligus memberdayakan masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh program pembangunan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mengalokasikan anggaran sebesar Rp.131 miliar guna mendorong 22 program prioritas di seluruh kecamatan. Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan pemuda melalui program Kartu Zilenial, yang bertujuan meningkatkan kemandirian generasi muda agar dapat berkembang di desa tanpa harus bergantung pada urbanisasi.

Selain itu, program Perempuan Berdaya juga dihadirkan untuk menjangkau kelompok rentan, seperti lansia, perempuan kepala keluarga, masyarakat belum mandiri, serta penyandang disabilitas melalui sinergi dengan PKK dan perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menginstruksikan kepada para bupati dan wali kota agar segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan kecamatan lokus program. Hal ini dinilai penting, mengingat penyesuaian program, kegiatan, maupun pembiayaan tidak dapat dilakukan sebelum struktur Kecamatan Berdaya terbentuk secara resmi di masing-masing daerah.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, saat ini baru terdapat rata-rata empat kecamatan di setiap kabupaten/kota yang telah tersentuh program Kecamatan Berdaya.

Categories:

Tags:

Comments are closed