Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, mengikuti Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Jawa Tengah, Semarang, pada Jumat (31/10/2025).

Pengetukan Palu menjadi tanda ditutupnya rangkaian pelatihan ini oleh Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, S.H., M.A., selaku Deputi Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, serta pemberian sertifikat oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah.

Sumarno, Sekda Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah, memberi nasihat jika ASN adalah pelayan rakyat yang harus selalu mengedepankan kepentingan rakyatnya. Khususnya selaku pemangku jabatan pemimpin haruslah menjadi teladan yang tidak tinggi hati terhadap siapapun. “kalau panjenengan dari sisi ASN-nya, posisi kita itu di bawah masyarakat. Apalagi menjadi pemimpin memiliki posisi yang lebih rendah lagi. Sehingga kita jangan berharap akan mendapat perlakuan yang lebih diutamakan. Justru kita yang mengutamakan masyarakat di atas kita.” ujarnya.

Dalam sambutan yang diberikan Tri Widodo Wahyu Utomo, berharap pemimpin yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi pelita bagi seluruh masyarakat seperti pepatah jawa ‘Urip iku Urup’. “Ketika pemimpin hanya Urip tapi ora urup maka itu sama dengan pemimpin yang tidak ada maknanya. Buya Hamka pernah mengatakan kalau hidup sekedar hidup maka kera di hutan juga hidup. Kalau kerja sekedar kerja maka kerbau di sawah juga bekerja. Kita bukan sekedar insan bukan sekedar pemimpin bukan sekedar ASN tapi kita kita semua adalah cahaya-cahaya itu,” Ucapnya.

Dalam pelatihan ini Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., Kepala Dinkop UKM Kota Salatiga sebagai peserta dari Pemerintah Kota Salatiga berhasil menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional dengan predikat memuaskan. Harapannya, Salatiga dapat menambah jajaran pemimpin yang strategis untuk Salatiga BEDA.

Categories:

Tags:

Comments are closed