Dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui masjid, Wali Kota atas nama Pemerintah Kota Salatiga bersama BAZNAS menyalurkan bantuan sosial Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Sabilal Muttaqien, Kelurahan Tingkir Lor, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, jajaran pimpinan BAZNAS, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, serta tamu undangan.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, pemberdayaan tidak cukup hanya melalui pemberian modal, tetapi juga harus disertai pendampingan agar usaha penerima manfaat dapat berkembang dan berdaya saing.
“Usaha para penerima manfaat harus terus dikawal, mulai dari pemasaran hingga pemanfaatan sistem digital, sehingga mampu tumbuh menjadi UMKM yang mandiri dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Kota Salatiga, Ari Hidayah Iswanto, menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Salatiga dipercaya oleh BAZNAS RI untuk mengelola Program BMM di dua masjid, yakni Masjid Sabilal Muttaqien, Kelurahan Tingkir Lor, dan Masjid As-Salam, Kelurahan Randuacir. Program tersebut memberikan bantuan pinjaman qardhul hasan tanpa bunga kepada masing-masing 50 penerima manfaat dengan nilai Rp3 juta per orang.

Selain BMM, BAZNAS juga menjalankan berbagai program pemberdayaan lainnya, seperti Z-Mart melalui rebranding dan bantuan modal usaha warung kelontong, Program Santripreneur untuk pemberdayaan ekonomi pesantren, serta Program Masjid Peduli Sampah.

Perwakilan Takmir Masjid Sabilal Muttaqien, Kiai Rofiq, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS dan takmir masjid dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Categories:

Tags:

Comments are closed