Dalam upaya menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (6/8/2026).

Rakor dihadiri Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E., Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Dr. Ali Said, M.A., serta para kepala daerah, wakil kepala daerah, dan Kepala BPS kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Dalam paparannya, Wakil Kepala BPS RI menyampaikan bahwa sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali merupakan “general check-up” perekonomian nasional untuk menghasilkan data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
“Alhamdulillah di Jawa Tengah sudah sangat baik, sudah mencapai 80 persen dari target pendataan. Meski demikian, kami terus berupaya agar seluruh pelaku usaha dapat terdata 100 persen karena hasil sensus ini akan menjadi potret ekonomi Indonesia secara menyeluruh,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut mengajak seluruh pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar target pendataan dapat tercapai.
“Kita patut bersyukur capaian Jawa Tengah sudah 80,10 persen. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah, karena hasil sensus akan memberikan gambaran sektor dan wilayah yang perlu diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Pada sesi diskusi yang dipandu Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Nina Agustin menyampaikan bahwa capaian pendataan di Kota Salatiga telah mencapai 76 persen. Menurutnya, tantangan utama di lapangan adalah masih adanya kekhawatiran masyarakat bahwa pendataan berkaitan dengan perpajakan, serta kendala penyesuaian waktu antara petugas sensus dan responden.
“Melalui RT dan RW kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa sensus ini bukan untuk kepentingan perpajakan. Insyaallah target pendataan di Kota Salatiga dapat terpenuhi pada bulan Agustus ini,” ungkap Nina.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara BPS dan pemerintah daerah dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang dibagikan selama forum diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan di lapangan sehingga target pendataan tercapai tepat waktu dan menghasilkan data ekonomi yang akurat serta berkualitas.

Categories:

Tags:

Comments are closed