Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri acara Penyerahan Penghargaan dan Temu Donor Darah Sukarela ke-50 dan ke-75 kali se-Jawa Tengah Tahun 2025 di Ballroom Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga pada Kamis (7/8). Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada ribuan pendonor yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela.

Turut hadir dalam acara ini Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Pengurus PMI Jawa Tengah, Ketua Baznas Provinsi, Forkopimda Kota Salatiga, Rektor UIN, serta perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah, termasuk Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Nina Agustin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PMI Provinsi Jawa Tengah yang telah menunjuk Kota Salatiga sebagai tuan rumah. “Sungguh merupakan suatu kehormatan tersendiri dan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi lintas daerah dalam membangun solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.

Nina Agustin juga secara khusus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor sukarela, termasuk 17 pendonor dari Kota Salatiga yang menerima penghargaan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang penghormatan bagi mereka yang telah menyumbangkan darahnya hingga 50 bahkan 75 kali.

“Hari ini, Bapak Ibu pendonor sukarela telah menunjukkan bahwa dengan mendonorkan darah secara rutin dan ikhlas, Anda telah membuka pintu harapan bagi ribuan bahkan jutaan orang yang membutuhkan transfusi darah untuk melanjutkan hidupnya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa PMI memegang peranan strategis sebagai sandaran dalam situasi darurat. Atas nama Pemerintah Kota Salatiga, Nina Agustin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada PMI di semua tingkatan. “Bagi saya, PMI bukan sekadar organisasi, tetapi merupakan denyut kemanusiaan. Selama masih ada setetes darah yang bisa dibagi, di sanalah harapan untuk hidup akan selalu bersemi,” pungkasnya.

Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana, S.H., M.Si., menyebutkan bahwa donor darah adalah bagian penting dari upaya penyelamatan nyawa. Ia juga menyampaikan bahwa total ada 2.140 penerima penghargaan, yang terdiri dari 1.614 pendonor 50 kali dan 526 pendonor 75 kali.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, berharap agar acara ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjadi pendonor dalam menyelamatkan nyawa manusia. Ia juga menggarisbawahi keunikan acara kali ini, di mana penyandang disabilitas turut andil dalam penanganan kebencanaan di Jawa Tengah.

Taj Yasin menambahkan, “Dengan donor darah, tubuh kita bisa lebih sehat dan imun tubuh kita dapat meningkat.”

Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran 16 dapur umum dari berbagai PMI kabupaten/kota yang menyajikan makanan gratis dengan menu khas dari tiap daerah, menambah kehangatan dan kebersamaan di antara para peserta.

Categories:

Tags:

Comments are closed