Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka Sosialisasi Pendidikan Politik yang diselenggarakan di Ruang Kaloka Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta peran strategis tokoh masyarakat dan penyandang disabilitas terkait hak dan kewajiban politik dalam kehidupan demokrasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa predikat Kota Salatiga sebagai kota toleran harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, hidup berdampingan, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
“Semua warga harus memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat, didengar, dan berkontribusi dalam pembangunan kota, termasuk penyandang disabilitas, kelompok rentan, perempuan, lansia, dan generasi muda. Pemerintah akan terus memperkuat kebijakan yang inklusif agar setiap warga dapat berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Salatiga, Sri Sarwanti, S.H., M.Si., berharap kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya ekosistem politik yang ramah disabilitas di Kota Salatiga.
“Kami ingin menggerakkan peran aktif tokoh masyarakat sebagai pelopor edukasi politik yang inklusif hingga tingkat akar rumput, sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah,” ujarnya.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam), serta akademisi dari Universitas Kristen Satya Wacana. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran politik masyarakat semakin meningkat serta tercipta partisipasi politik yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Salatiga.




Comments are closed