Suasana hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Salatiga, Sabtu (16/8) malam. Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Sekda, serta personel TNI, Polri, dan ASN. Dengan penerangan obor, Komandan Kodim 0714/Salatiga bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan naskah apel tepat di pukul 00.00 WIB. “Kami yang hadir pada hari ini, Minggu 17 Agustus 2025 Pukul 00.00 WIB, Pada upacara untuk memperingati jasa-jasa pahlawan, menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara sebagai pahlawan Bangsa”.
Guvta dan segenap peserta apel mendoakan agar arwah para pejuang bangsa ini diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapatkan tempat terbaik disisinya. Ia melaporkan, pahlawan yang dimakamkan di TMP Dharma sebagai berikut, TNI (466 Orang), Polri (16 Orang), PNS (5 Orang), Pejuang Rakyat (86 Orang), Pahlawan Tak Dikenal (355 Orang) dan Pahlawan yang dimakamkan secara masal berjumlah 7 Makam.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata rasa hormat kepada para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak datang dengan mudah, melainkan hasil dari pengorbanan luar biasa para pendahulu.
Dengan lantunan doa dan hening cipta, seluruh peserta apel seakan menyatu dalam rasa syukur sekaligus tekad untuk menjaga nilai-nilai perjuangan. Upacara berakhir dengan menyalakan lilin di pusara pahlawan sebagai simbol penghormatan abadi.









Comments are closed