Kamis (03/09/2026), Wali Kota secara resmi membuka Sosialisasi Pembentukan Ekosistem Halal Wilayah Jawa Tengah: Sinergi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Pemerintah Daerah Kota Salatiga yang diselenggarakan di Wahid Prime Hotel, Salatiga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua BAZNAS dan MUI se-Kota Salatiga serta segenap tamu undangan.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, SP.OG., menjelaskan bahwa sertifikasi halal merupakan investasi jangka panjang bagi kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM di pasar yang luas.
“Langkah ini melanjutkan komitmen yang sudah kami rintis sebelumnya. Pemerintah Kota Salatiga pernah memfasilitasi sertifikasi halal bagi 1.000 pelaku UMKM. Kepada seluruh pemandu kepentingan baik itu dari pemerintah, dunia usaha, perbankan, lembaga keagamaan, hingga akademisi saya harap untuk bisa bersama mendukung dan mengawal pembentukan ekosistem halal Kota Salatiga secara berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Standardisasi Halal, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Heny Rusmiyati, S.S., M.E., menegaskan bahwa pembentukan ekosistem halal tidak hanya berkaitan dengan penerbitan sertifikat, tetapi juga menyangkut masa depan UMKM, daya saing industri, perlindungan konsumen, dan perkembangan ekonomi Indonesia.
“Forum ini memiliki arti yang sangat penting, karena kita tidak sedang sekadar membicarakan soal sertifikat halal, tapi kita sedang membicarakan masa depan UMKM, daya saing industri, serta perlindungan konsumen, dan masa depan ekonomi. Dan lebih jauh lagi kita sedang membicarakan bagaimana Indonesia dapat mengambil posisi yang lebih kuat dalam peta ekonomi halal global,” jelasnya.
Ia juga menyoroti besarnya potensi UMKM di Kota Salatiga, khususnya pada sektor pengolahan makanan dan minuman. Namun demikian, berdasarkan catatan realisasi pemanfaatan program sertifikasi halal gratis di Jawa Tengah, Kota Salatiga masih termasuk dalam lima daerah dengan pemanfaatan terendah. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan untuk memperkuat pembentukan ekosistem halal secara bersama-sama.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Salatiga, Dr. Siswo Hartanto, S.E., M.Si. Hadir dalam kesempatan tersebut sebagai narasumber, Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Muthoin, M.Si., dengan materi “Pembentukan Ekosistem Halal Kota Salatiga : Sosialisasi dan Arah Kebijakan Pengembangan Ekonomi Daerah”, dan Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Jawa Tengah, Ika Efrilia, S.E., M.M., dengan materi “Koordinasi Pembangunan Ekosistem Halal : Sinergi Balai PJPH Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Salatiga”.




Comments are closed