Senin (17/08/2026), Pemerintah Kota Salatiga melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Lapangan Alun-Alun Pancasila. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini diikuti oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, segenap Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota, seluruh Kepala Organisasi Daerah (OPD) se-Kota Salatiga, segenap tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan naskah Proklamasi. Pembacaan tersebut menjadi simbol untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari. Wali Kota juga mengajak seluruh peserta upacara untuk mengheningkan cipta seraya berdoa untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus mendoakan masyarakat di wilayah NTT yang terdampak gempa beberapa waktu lalu.

Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Kapten Cba. Muhamad Kurdi, S.E., sedangkan Kapten Cke. Muhaman Rozani, S.E., bertindak sebagai Komandan Upacara. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si., bertindak sebagai pembaca Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada ST. Nurul Hidayatul Mar’ah, S.Pd., atas pengabdian selama 20 tahun, Danang Wahyu Kristanto, S.E., atas pengabdian selama 10 tahun, dan Eny Rahmawati, S.Kom., atas pengabdian selama 10 tahun.

Diserahkan pula piagam penghargaam oleh Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) atas prestasi rekor Bernyanyi Lagu Medley “Dolanan Anak” dengan Peserta Anak PAUD/TK Terbanyak yang diikuti oleh 1759 anak serta rekor Gerakan Pengumpulan Sedekah Jelantah untuk Amal (SEJUTA) sebanyak 1276 botol minyak. Selain itu, diserahkan piagam Penetapan Museum Salatiga Lolos Verifikasi dan Terdaftar di Register Nasional Museum serta Penetapan Warisan Budaya Tak Benda yakni Kuliner Wedang Ronde Salatiga dan Sambal Tumpang Koyor Salatiga oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum kepada 60 narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga.

Categories:

Tags:

Comments are closed