Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Manajemen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Instansi/Perangkat Daerah Kota Salatiga Tahun 2026 di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Lantai 4, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini diikuti pengurus UPZ dari 32 instansi.
Dalam arahannya, Wali Kota mengapresiasi BAZNAS Kota Salatiga yang konsisten menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia menilai meningkatnya kepercayaan publik merupakan hasil dari tata kelola yang profesional dan amanah.
Berdasarkan evaluasi 2025, penerimaan ZIS menunjukkan tren positif dengan rata-rata kenaikan 41,26% per tahun dalam enam tahun terakhir. Realisasi tahun lalu mencapai Rp5,1 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata bulanan 62,16%, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran berzakat.
Penyaluran dana dilakukan secara tepat sasaran, terutama kepada kelompok asnaf miskin yang menyerap hampir separuh total dana melalui ribuan paket bantuan. Hal ini dinilai sebagai kontribusi nyata dalam meringankan beban masyarakat.
Wali Kota menegaskan ASN harus menjadi motor penggerak ekosistem zakat. Pengurus UPZ diminta menjalankan tugas dengan niat ibadah, serta menjadi jembatan antara muzaki dan mustahik.
“Para pengurus UPZ adalah jembatan yang menghubungkan niat mulia para Muzaki dengan kebutuhan mendasar para Mustahik. Ini adalah tugas kemanusiaan yang sangat luhur, terutama dalam membantu saudara-saudara kita yang fakir dan miskin,” ungkap Robby.
Untuk penguatan ke depan, Wali Kota menginstruksikan dukungan penuh kepala perangkat daerah kepada UPZ, peningkatan literasi zakat bagi ASN, penyelarasan penyaluran ZIS dengan program penanggulangan kemiskinan, serta penerapan standar akuntabilitas BAZNAS di seluruh UPZ.
Ketua BAZNAS Kota Salatiga, Ari H. Iswanto, menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam penguatan zakat secara spiritual dan sosial. Melalui bimtek ini, diharapkan pengurus semakin memahami regulasi dan tata kelola zakat yang profesional.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan Laporan Hasil Audit Keuangan Tahun Buku 2025 dari BAZNAS kepada Wali Kota, penyerahan SK, serta pentasharufan ZIS berupa bantuan ekonomi produktif dan bantuan kebencanaan bagi masyarakat terdampak.




Comments are closed