Bertempat di Ruang Kerja, Wali Kota Salatiga menerima audiensi dengan Rumah Retret Biara Kana pada Selasa (03//). Audiensi kali ini membahas terkait rencana akan diadakannya Perarakan Patung Bunda Maria.

Pengelola Rumah Retret Biara Kana, Romo Ignatius Fajar Himawan, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Perarakan Patung Bunda Maria merupakan wujud ibadah dan memanjatkan doa untuk Kota Salatiga.
“Kami memohon dukungannya untuk diadakannya tiga kegiatan yakni pada 22 hingga 24 Mei mendatang. Pada hari Jumat, 22 Mei, kami akan mengadakan seminar khusus untuk warga Katolik dan Nasrani. Lalu pada hari Sabtu, 23 Mei, adalah internal kami di Biara Kana berdoa untuk Kota Salatiga dan seluruh negeri bahkan dunia. Kemudian hari Minggu, 24 Mei, kami akan mengadakan perarakan patung Bunda Maria di sekitar Biara Kana.”

Romo Ignatius menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan di Kota Salatiga, terlebih karena berpotensi menarik wisatawan dari berbagai daerah.
“Tahun lalu banyak juga wisatawan dari kota-kota lain datang untuk mengikuti acara itu sampai target kami hanya 200 orang, tapi ternyata 600 orang waktu itu datang. Kami juga pernah mendengar pernah diadakan kirab kebudayaan dari semua agama, nanti kalau seandainya akan ada program itu lagi di tahun-tahun mendatang, kami juga siap untuk membantu dan mendukung,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menyambut baik rencana pelaksanaan Perarakan Patung Bunda Maria. Ia mengingatkan panitia dan dinas terkait untuk memaksimalkan promosi, khususnya melalui media sosial, agar kegiatan ini dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Pada prinsipnya Kota Salatiga sebagai Kota Tertoleran, tentu tidak hanya predikatnya saja, tetapi memang harus direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam segala perbedaan. Dalam hal itu, Pemerintah Kota memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh agama yang ada dan diakui oleh pemerintah untuk menunjukkan eksistensinya dalam bentuk apapun, selama acara tersebut berjalan dengan damai dan memang berdampak untuk masyarakat.”

Categories:

Tags:

Comments are closed