Kamis (08/10/2026), Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., membuka secara resmi Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Kota Salatiga.

Dalam sambutannya, Robby menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai dampak serta pemberantasan peredaran rokok ilegal. Menurutnya, rokok ilegal tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas jual beli, tetapi juga berhubungan dengan upaya membangun ekosistem ekonomi yang tertib dan sesuai aturan.
“Pariwisata dan pemberantasan rokok ilegal, secara sekilas, dua hal ini terlihat berbeda. Tetapi kalau kita lihat lebih jauh, sebenarnya sangat berkaitan. Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga bagaimana seluruh kegiatan ekonomi di dalamnya berjalan tertib dan sesuai aturan. Inilah ekosistem pariwisata yang ingin kita bangun. Jadikan Gempur Rokok Ilegal sebagai gerakan bersama untuk membangun Salatiga yang tertib, legal, dan berdaya saing,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas pelaku usaha pariwisata, Himpunan Pramuwisata, ahli fotografer, serta komunitas masyarakat yang diharapkan dapat turut menyebarluaskan informasi mengenai bahaya dan ciri-ciri rokok ilegal di lingkungan masing-masing.

Kegiatan turut menghadirkan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Drs. Johan Hadiyanto, M.Si., dan Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Semarang, Indah Widyaning Ayu, S.IP., sebagai narasumber. Keduanya memberikan pemahaman mengenai kebijakan pemberantasan rokok ilegal serta peran masyarakat dalam mendukung pengawasan dan pencegahan peredarannya.

Melalui sosialisasi ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya peran masyarakat dalam mencegah peredaran rokok ilegal sekaligus mendukung terciptanya aktivitas usaha dan pariwisata yang tertib, legal, dan berdaya saing.

Categories:

Tags:

Comments are closed