Menindaklanjuti arahan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, Pemerintah Kota Salatiga menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada Jumat (22/5/2026) di Ruang Kalitaman, Lantai 2, Gedung Setda Kota Salatiga. Kegiatan ini membahas persiapan pelaksanaan CFD yang akan menghadirkan aktivitas olahraga, seni budaya, layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, kepala perangkat daerah terkait, serta berbagai organisasi keolahragaan.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa pelaksanaan Car Free Day yang rencananya akan dilaksanakan pada 5 Juli 2026 mendatang, tidak hanya berorientasi pada aktivitas komersial, tetapi harus menjadi ruang bersama untuk membangun budaya hidup sehat, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat.
“Event ini dititikberatkan pada aktivitas fisik atau olahraga, sehingga kolaborasi dengan komunitas olahraga harus terus diperkuat. Tentu tidak semua bisa dilaksanakan dalam satu waktu, tetapi saya berharap kita semua dapat menjadi bagian dari satu roda yang saling menggerakkan. Ketika satu berputar, yang lain akan mengikuti, sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi warga Salatiga. Tujuan kita bersama adalah menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap pola hidup sehat melalui gerakan olahraga,” ujar Wali Kota Robby.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, berharap kegiatan CFD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak komunitas serta pelaku usaha lokal.
“Karena kegiatan CFD ini diharapkan berkelanjutan, saya mohon dinas-dinas terkait segera mendata komunitas olahraga, pelaku seni, hingga UMKM yang nantinya dapat ikut memeriahkan kegiatan ini. Saya bersama PKK juga siap berkolaborasi dengan melibatkan UMKM binaan yang telah kami berdayakan, termasuk Rumah DILAN,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Salatiga, Drs. Budi Prasetiyono, M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan Car Free Day merupakan bagian dari upaya mendukung penghematan energi, pengurangan polusi udara, peningkatan kesehatan masyarakat, sekaligus pemberdayaan UMKM lokal.
“Dalam rangka menunjang penghematan energi, mengurangi polusi udara, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta memberdayakan UMKM, pemerintah daerah dapat menyelenggarakan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day. Bagi daerah yang telah melaksanakan, cakupan wilayah, durasi, maupun frekuensi pelaksanaan dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah,” jelasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap pelaksanaan Car Free Day ke depan tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga wadah kolaborasi lintas sektor dalam membangun gaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial, melestarikan seni budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal.

Categories:

Tags:

Comments are closed