Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menghadiri akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut diikuti 62.710 debitur KPR subsidi secara serentak. Sebanyak 200 penerima manfaat hadir langsung di Batang, sementara sisanya mengikuti secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meninjau rumah subsidi sekaligus berdialog dengan sejumlah penerima manfaat dari berbagai profesi. Presiden menegaskan bahwa penyediaan rumah layak dan terjangkau merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah.

“Masalah perumahan adalah masalah yang sangat vital, sangat krusial,” tegas Presiden Prabowo seraya mendorong berbagai inovasi dan penguatan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa program perumahan tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan tumbuhnya sektor usaha pendukung. Pemerintah juga terus memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, antara lain pembebasan BPHTB dan PBG, insentif PPN Ditanggung Pemerintah, suku bunga KPR subsidi tetap 5 persen, serta uang muka sebesar 1 persen.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho melaporkan bahwa hingga 29 Juli 2026 realisasi penyaluran KPR Subsidi FLPP telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp14,76 triliun. Akad massal di Batang menjadi yang terbesar sejak program tersebut dilaksanakan.

Kehadiran Wali Kota Salatiga dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Salatiga terhadap upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Categories:

Tags:

Comments are closed