Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menyambut para Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, beserta pendamping kepala daerah peserta Ladies Program Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Salatiga, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan diawali di Omah Kriya Salatiga, Gedung Dekranasda Kota Salatiga, sebagai pusat promosi produk unggulan daerah. Para tamu disambut jajaran Pemerintah Kota Salatiga, TP PKK, pelaku UMKM, dan pengrajin lokal, kemudian diajak berkeliling Kota Salatiga menggunakan kendaraan Jeep.

Dalam sambutannya, Retno memperkenalkan salam khas Kota Salatiga, “Sri Astu Swasti Prajabyah”, yang bermakna semoga bahagia dan selamatlah rakyat sekalian sebagai simbol kerukunan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Salatiga dan Dekranasda Kota Salatiga, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh Ibu Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda anggota Komisariat Wilayah III APEKSI. Merupakan suatu kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah dan menyambut kehadiran Ibu-ibu di Kota Salatiga yang dikenal dengan kesejukan alam, kerukunan masyarakat, serta kreativitas para pelaku UMKM dan pengrajinnya,” ujar Retno.

Mengusung tema “Dari Kota untuk Indonesia”, Retno menegaskan bahwa kemajuan bangsa berawal dari daerah yang mampu memberdayakan masyarakat, menjaga budaya, dan mengembangkan UMKM. Ia menjelaskan Omah Kriya tidak hanya menjadi galeri produk unggulan, tetapi juga creative hub bagi pelaku UMKM. Berbagai program pemberdayaan seperti Rumah Dilan serta kolaborasi bersama berbagai mitra juga terus dikembangkan untuk memperkuat ekonomi kreatif.
“Kami berharap Ladies Program ini menjadi ruang bertukar inspirasi, memperkuat kolaborasi, sekaligus melahirkan inovasi pemberdayaan yang dapat diterapkan di setiap daerah,” ungkapnya.

Usai dari Omah Kriya, rombongan mengunjungi Naruna Ceramic untuk melihat pengembangan keramik handmade yang telah menembus pasar internasional. Kunjungan dilanjutkan ke PT Waleta Asia Jaya untuk mengenal industri pengolahan sarang burung walet, kemudian ke PT Selalu Cinta Indonesia (SCI), perusahaan manufaktur alas kaki bagian dari KMK Group yang memproduksi sepatu berbagai merek global sekaligus berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Salatiga.

Sebagai destinasi terakhir, rombongan mengunjungi D9, sentra olahan singkong khas Salatiga, untuk melihat proses produksi sekaligus membeli produk UMKM sebagai oleh-oleh.

Melalui Ladies Program APEKSI Korwil III ini, Pemerintah Kota Salatiga memperkenalkan potensi UMKM, industri kreatif, dan wisata industri sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, Dekranasda, pelaku usaha, dan dunia industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Categories:

Tags:

Comments are closed