Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri Indonesia International Transport Summit (IITS) 2025 yang dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada 25–26 November 2025 di The Tribrata Darmawangsa Convention Centre, Jakarta.

Dalam sambutannya, AHY menjelaskan bahwa tema “The Global-South Mobility Atlas” merupakan panggilan bagi negara-negara berkembang untuk memetakan tantangan dan potensi dalam membangun mobilitas modern.
“Mobilitas bukan hanya tentang transportasi. Mobilitas adalah bukti kesetaraan, penghubung ekonomi, dan pintu kesempatan bagi daerah tertinggal. Saat kita membangun jalan, kita sesungguhnya sedang membangun akses kesehatan dan pendidikan,” ujar AHY.

Ia memaparkan arah pembangunan nasional yang diarahkan pada perluasan jaringan jalan, peningkatan konektivitas transportasi massal, penguatan jalur rel kereta, dan peningkatan kapasitas pelabuhan.
“Indonesia menargetkan pembangunan rel hingga 86.000 km pada 2040 dan 142 pelabuhan pada 2030. Akses transportasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi Jawa dan Sumatera, tetapi juga Indonesia Timur termasuk Papua,” jelasnya.

Komitmen Indonesia, lanjut AHY, adalah membangun mobilitas yang berkelanjutan, efisien, rendah emisi, dan saling terkoneksi. Pemerintah Kota Salatiga ikut berpartisipasi dalam konferensi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat arah kebijakan mobilitas kota yang inovatif, inklusif, dan sesuai perkembangan teknologi transportasi.

Sementara itu, President of Intelligent Transport System (ITS) Association Indonesia, Dr. William Sabandar, menegaskan bahwa IITS diselenggarakan untuk menumbuhkan komitmen kota-kota Indonesia dalam membangun mobilitas masa depan.
“Keputusan dan komitmen yang kita buat hari ini akan bergema dalam proyek serta kebijakan yang dilihat dunia. Ini bukan sekadar kendaraan, tetapi tentang aksesibilitas manusia, membuka kesempatan, mengurangi ketidaksetaraan, dan melindungi bumi,” ujarnya.

Dari sisi tuan rumah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Syafrin Liputo, M.T., yang mewakili Wakil Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi transportasi publik Jakarta merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dan negara.
“Apa yang diraih Jakarta adalah hasil kolaborasi yang mengubah kota kompleks ini menjadi kota dengan kepercayaan diri baru. Kita berdiri semakin kuat karena kerja sama global, termasuk dengan Vietnam dan negara Asia lainnya. Mari kita lanjutkan perjalanan ini bersama,” katanya.

Categories:

Tags:

Comments are closed