Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga terus berupaya menjaga dan merawat predikat sebagai Kota Tertoleran di Indonesia yang baru-baru ini diraih dari Setara Institute. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkot menggelar sarasehan bersama para tokoh lintas agama di Ruang Kaloka, Gedung Setda Salatiga, Selasa (12/8/25).
Acara yang bertujuan mempererat silaturahmi dan menyamakan visi ini dihadiri langsung Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, para asisten, pejabat Pemkot, serta 160 tokoh agama yang berasal dari seluruh agama di Kota Salatiga.
Kabag Kesra Setda Kota Salatiga, Jumiarto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh agama menjadi bukti nyata semangat kebersamaan yang selama ini terbangun di Kota Salatiga. “Tema yang kita angkat adalah ‘Toleransi Hebat, Kota Salatiga Mendunia’ sebagai wujud tekad bersama untuk mempertahankan harmoni,” ujarnya.
Wali Kota Robby Hernawan dalam sambutannya mengingatkan agar seluruh pihak tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak kerukunan. “Ke depan, langkah kita mempertahankan keharmonisan ini tidak mudah. Untuk itu, saya mengajak bapak-ibu sekalian untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA yang berpotensi memecah belah persaudaraan,” tegasnya.
Penghargaan sebagai Kota Tertoleran di Indonesia merupakan buah kerja sama pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama yang selama ini berhasil menciptakan lingkungan harmonis. Melalui sarasehan ini, Pemkot berharap semangat toleransi di Salatiga dapat terus menginspirasi daerah lain di Indonesia.
Oleh karena itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk saling menguatkan satu sama lain. Termasuk dengan menghadirkan KH. Noor Rofiq selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menyampaikan materi sesuai tema yang diangkat.













Comments are closed