Rabu (06/08) Pemerintah Kota mengikuti kegiatan Verifikasi Lanjutan Penghargaan Swasti Saba Tahun 2025 secara virtual atau daring (dalam jaringan) di Ruang Kalitaman Lt.2 Gedung Setda Kota Salatiga. Hadir secara langsung, Wakil Wali Kota Salatiga memberikan paparan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) terkait keberhasilan dan hambatan penyelenggaraan didampingi oleh Tim Pembina Kab/Kota dan Forum Kab/Kota.
Perwakilan Tim Verifikator Pusat Kabupaten/Kota Sehat, Shobirin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya penilaian saja namun bentuk kolaborasi Pemerintah Kota dalam mewujudkan Kota Salatiga yang sehat. “Siang ini kita memasuki sesi ketiga dari rangkaian verifikasi khususnya adalah kita akan melihat dan mendengarkan beberapa hal-hal spesifik terkait dengan KKS terutama di 9 tatanan dari Kota Salatiga. Kegiatan ini bukan hanya sekedar forum penilaian tapi juga menjadi ajang untuk melihat semangat kolaborasi dan inovasi lokal diterjemahkan dalam kebijakan nyata dan data dukung yang baik dan terdokumentasi.”
Tim Pembina Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa dari 35 dokumen, diperoleh 29 usulan yang lengkap dan layak untuk diusulkan dalam Penganugerahan Penghargaan Swasti Saba, salah satunya adalah Kota Salatiga. Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, memaparkan capaian, strategi, serta tantangan dalam pelaksanaan KKS di Kota Salatiga. Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota menjelaskan secara detil program maupun capaian sesuai dengan kesembilan tatanan, yakni tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, tatanan pasar, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tata tertib lalu lintas jalan, tatanan perlindungan sosial, dan tatanan penanggulangan bencana. Beliau juga berharap agar penganugerahan yang dilaksanakan setiap tahun ganjil ini dapat diraih Kota Salatiga dengan gelar Swasti Saba.




Comments are closed