Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp. OG menghadiri acara Penyusunan Laporan Keuangan Semester I dan Prognosis Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan di Ruang Kaloka Gedung Setda, Senin (21/07/2025). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga dan 120 peserta yang terdiri dari pejabat penatausahaan keuangan, pelaksana akuntansi, dan pengurus barang Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.
Acara diawali dengan laporan dari Analis Keuangan Pusat dan Daerah BPKPD, M. Shaunan Fahmi, S.E, M.M. Dalam paparannya, Fahmi menyampaikan.
“Tujuan umum penyusunan laporan keuangan ini adalah untuk menyajikan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan serta untuk menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan atas sumber daya yang dipercayakan. Penyusunan Laporan Realisasi Semester Pertama ini bertujuan untuk mengungkapkan laporan kegiatan keuangan Pemerintah Daerah sebagai bentuk ketaatan terhadap pelaksanaan APBD selama periode Januari-Juni pada Tahun Anggaran 2025,” ujar Fahmi.
Robby menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Beliau menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah) wajib menyusun dan menyajikan laporan keuangan semesteran untuk disampaikan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan. Pelaporan ini, lanjut Robby, dilakukan melalui saluran pelaporan elektronik Sistem Informasi Keuangan Daerah Next Generation (SIKD-NG) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan RI.
“Berkaitan dengan hal tersebut, saya minta saudara-saudara dapat menyusun laporan keuangan semester I Tahun Anggaran 2025 dengan cermat, teliti, akurat, dan lengkap sesuai ketentuan dan standar yang berlaku,” tegas Robby.
Robby juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas kerja keras dan komitmennya. Berkat upaya tersebut, Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024 berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.
“Saya harapkan kita dapat mempertahankan opini WTP untuk laporan keuangan di masa yang akan datang seraya selalu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari mewujudkan prinsip-prinsip good governance dengan menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya.




Comments are closed