Bertempat di PT. Agric Amarga Jaya, Jl. Hasanudin Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti, Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh/karyawan PT. Agric Amarga Jaya pada Kamis (17/07) pagi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, owner dan Direktur PT. Agric Amarga Jaya serta disaksikan oleh tamu undangan dan karyawan.
Direktur PT. Agric Amarga Jaya, Ujar Muryanto, S.E., menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ia juga berharap agar pemerintah lebih aktif dalam menggandeng stakeholder dan industri dalam menyusun kebijakan yang lebih baik. “Perkenalkan fasilitas produksi kami di Salatiga, saat ini kami memiliki 1837 orang karyawan dengan komposisi 62% wanita dan 38% pria yang berasal dari Salatiga dan sekitarnya. Kami juga terus berusaha memenuhi ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyerap tenaga kerja disabilitas yang saat ini kami baru mencapai 8 orang atau 0,54% dari target 1%. Kami juga memohon kepada Bapak Wali Kota memberikan kebijaksanaan dalam menyusun kebijakan industri tembakau salah satunya tentang kawasan industri/pabrik rokok, harapannya supaya kami juga dilibatkan dalam penyusunan dan agar peraturan tidak menghambat investasi maupun pertumbuhan ekonomi rakyat kecil, buruh, dan UMKM.”
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG berharap agar BLT ini dapat meringankan beban hidup serta mendukung keberlangsungan sektor industri yang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara, penciptaan lapangan kerja, dan penggerak ekonomi daerah. “Untuk 2025 ini, Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial telah dan akan menyalurkan BLT DBHCHT dengan total pagu anggaran sebesar Rp703.000.000,- dalam 4 tahap, dimana tahap I dan II sudah terlaksana di bulan Maret dan April 2025. Pada tahap III ini akan kita salurkan kepada 473 orang, masing-masing Rp300.000,- dengan total bantuan sebesar Rp141 .900.000,-. Sedangkan untuk tahap IV saat ini masih dalam proses pengusulan penerima.”
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan agar pemerintah, industri, maupun stakeholder untuk dapat bersinergi dalam membangun sistem perlindungan dan kesejahteraan pekerja yang lebih baik.





Comments are closed