Salatiga – Komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi bersama dunia usaha. Sebanyak 12 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) berhasil dibangun oleh PT Djarum untuk masyarakat Kota Salatiga, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang sehat, aman, dan bermartabat.
Penyerahan bantuan pembangunan RSLH tersebut berlangsung di Ruang Kaloka, Setda Kota Salatiga, Selasa (28/7/2026), dan dilanjutkan dengan kunjungan ke salah satu rumah penerima manfaat milik Fajar Tri Handoko. Kegiatan dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, General Manager PT Djarum Ahmad Budiyanto, jajaran Forkopimda, para penerima manfaat, serta tamu undangan.
Sebanyak 12 unit rumah yang dibangun PT Djarum tersebar di tiga kecamatan, yakni lima unit di Kecamatan Sidomukti, empat unit di Kecamatan Argomulyo, dan tiga unit di Kecamatan Tingkir.
Dalam sambutannya, Robby Hernawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Djarum atas kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat Kota Salatiga. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Salatiga dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Djarum yang telah membangun 12 Rumah Sederhana Layak Huni bagi warga kami. Bantuan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” ujar Robby.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Salatiga terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa rumah layak huni yang sehat, aman, dan bermartabat.
“Kontribusi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan mitra pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apa yang dilakukan PT Djarum tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, menghadirkan rasa aman, dan meningkatkan kualitas hidup warga Kota Salatiga,” tambahnya.
Robby berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Sementara itu, General Manager PT Djarum Ahmad Budiyanto mengatakan pembangunan rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat.
“Kami ingin kehadiran PT Djarum benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui rumah yang lebih layak, kami berharap para penerima dapat hidup lebih nyaman, lebih sehat, dan semakin produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ungkap Ahmad. Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan menjadi pemantik lahirnya kepedulian dari berbagai pihak.
“Program ini kami hadirkan sebagai stimulan. Kami percaya masih banyak perusahaan di Kota Salatiga yang memiliki kepedulian yang sama. Semoga langkah kecil ini dapat menginspirasi semakin banyak kolaborasi untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Usai seremoni penyerahan, rombongan meninjau salah satu rumah penerima bantuan milik Fajar Tri Handoko. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
Mewakili keluarga, istri Fajar, Dwi Rastri Lasrasati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, berkat bantuan PT Djarum dan Pemkot Salatiga, sekarang kami bisa tinggal di rumah yang lebih bagus. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami”, ucap Dwi.
Program pembangunan Rumah Sederhana Layak Huni ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran rumah yang layak tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, rasa aman, dan optimisme keluarga penerima manfaat dalam menatap masa depan.











Comments are closed