Balaikota – Kesehatan bagi ibu dan bayi di kota Salatiga terus mendapat perhatiaan. Hal ini dilakukan guna mendukung perkembangan bayi agar bisa optimal dengan diberikan kebutuhan gizi yang baik dan seimbang.

“ Memberikan perhatian ke anak itu harus di mulai dari usia belia dengan menghadirkan selalu asupan gizi yang baik dan bergizi , bukan hanya baik untuk ibu juga baik ke anaknya,” Jelas  Titik Kirnaningsih  Yuliyanto selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga saat memberikan materi dalam  Sosialisasi cara penyajian menu sehat dan penyerahan bantuan gizi ibu pasca melahirkan dari keluarga kurang mampu di Kota Salatiga di Gedung Pakuwon, Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/4)

Menurutnya, Tidak hanya memberikan asupan berupa makanan, akan tetapi pemberiaan ASI (air susu ibu) juga penting dilakukan. Karena hal itu adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang ibu kepada anaknya.

“ ASI juga penting sebagai cara untuk mendekatkan bayi ke ibunya,” Ajaknya.

Diakui, untuk saat ini bahwa dukungan dari orang tua terutama ibu sangat berperan terhadap tingkat emosional dan kecerdasaan anak. Titik berharap agar ibu bisa menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya.

“ Jangan sampai anak usia balita justru pinter main gadget, dengan alasan ibunya tidak mau anaknya rewel. Hal ini harus dicegah, dan merubah pola tersebut untuk membentuk anak yang sehat dan cerdas nantinya, “ Bebernya.

Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM berharap agar pemberian bantuan ini tidak dilakukan setahun sekali namun berkelanjutan setiap bulannya. Bagi anak dari keluarga yang kurang mampu harus mendapatkan bantuan berjenjang dan sampai batas waktu yang ditentukan.

“ Bantuan ini diberikan untuk meringankan masyarakat kurang mampu, anak-anaknya agar terentaskan dari masalah kurang gizi,” Ujarnya.

Pemerintah Kota Salatiga akan selalu hadir dalam penanganan dan pemberian gizi bagi anak untuk  keluarga kurang mampu di wilayah kota Salatiga. Hal Ini merupakan komitmen bersama pemerintah kota untuk memberikan perhatian kepada masyarakat.

“ Ibu tidak perlu berkecil hati. Apabila ada masalah  dengan kondisi putra putrinya, pemerintah akan selalu hadir. Kami akan membantu, menfasilitasi dan menambah makanan  bergizi  bagi warga yang kurang mampu,” Tegasnya.

Sebagai informasi bahwa bantuan ini akan diterima untuk 90 ibu dari empat kecamatan di kota Salatiga. Mereka adalah perwakilan dari ibu-ibu yang habis melahirkan, dengan umur kelahiran kurang dari satu tahun. Dimana bantuan ini terdiri dari beras 25 kg, kacang ijo 5 kg, gula jawa 4 kg, gula pasir 5 kg dan biskuit 1 kaleng.