Bagikan

Belum lama ini Pemerintah pusat menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hampir di seluruh wilayah Indonesia. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut berdampak kepada kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Salatiga terus berupaya untuk turut hadir dan berpihak kepada masyarakat. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Salatiga, dilaksanakan High Level Meeting Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengendalian dampak pengalihan subsidi bahan bakar minyak dan pengendalian inflasi 2022. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Kota Salatiga pada Rabu (5/10).

BPH. Pramusinta, M.Kes selaku Asisten Ekonomi Dan Pembangunan Sekda Kota Salatiga melaporkan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut tak lain untuk menyamakan pemikiran dan menyatukan langkah dalam mengendalikan dampak kenaikan harga BBM dan pengendalian Inflasi di Kota Salatiga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Wali Kota, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Kadin, PHRI, Paguyuban Angkota, Pedagang, Petani dan beberapa undangan lain. Selain itu, turut hadir Prof. Dr. Gatot Sasongko, S.E, MS Dosen Progdi Ilmu Ekonomi UKSW, yang juga memberikan materi terkait tema yang diangkat. Diharapkan kegiatan tersebut bisa menjadi forum bersama untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul, sehingga akan menemui hasil yang positif untuk masyarakat di Kota Salatiga.

Terdapat program “Bantuan Sosial untuk Masyarakat Miskin” yang akan dilakukan oleh Pemkot Salatiga. Program tersebut akan dilaksanakan oleh beberapa dinas, yakni adalah Dinas Sosial, BPKPD, Dispangtan, Dinkop UKM, Dishub dan Disdag. hal yang akan dilaksanakan adalah pemberian sembako, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas, kegiatan pengembangan kapasitas budidaya ikan, pengadaan bibit ternak, fasilitasi pemuda perizinan usaha mikro, dan beberapa hal lain termasuk juga bidang transportasi dan pasar. Upaya ini dilakukan secara bersama oleh TPID Salatiga supaya bisa memberikan jalan keluar terkait kenaikan harga BBM dan inflasi sehingga bisa terkendali dengan baik dan dapat menyejahterakan masyarakat.

@jokowi
@kemendagri
@ganjar_pranowo
@sinung_rachmadi
@setdasalatiga

Categories:

Tags:

Comments are closed