Wali KotaApresiasi Pokja Pengadaan Barang dan Jasa

Wali Kota Salatiga Yuliyanto,SE., MM., memberikan apresiasi terkait kinerja Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) karena pekerjaan yang selesai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Salatiga. Demikian disampaikan wali kota saat membuka Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa di Ruang Kaloka Gedung Setda, 23/02.
Diskusi dengan pemateri wali kota tersebut dipandu oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Ir. Mustain. Dalam laporannya Kepala Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Dr. bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk memberikan motifasi kepada pokja Pengadaan Barang dan Jasa Kota Salatiga.
“Peserta kegiatan diskusi sebanyak 40 yang merupakan anggota pokja pengadaan barang dan jasa tahun 2020 dan tahun 2021. Selain untuk memberikan motivasi dalam melaksanakan tugas pengadaan barang dan jasa di Kota Salatiga pada tahun 2021 juga untuk memberikan apresiasi kepada pokja tahun 2020 yang telah melaksanakan tugas dengan baik,” Kabag PBJ melaporkan.
Wali kota menegaskan bahwa dengan berjalannya kegiatan pengadaan barang dan jasa oleh Pemkot akan berdampak pada ekonomi masyarakat. “Pengadaan Barang dan Jasa sangat membantu perekonomian masyarakat yang sedang mengalami dampak pandemi Covid-19, hasilnya sangat ditunggu oleh masyarakat, tidak hanya dari Salatiga, namun juga masyarakat dari daerah lain. Untuk proses pembangunan, ratusan tenaga terserap untuk menyelesaikan pembangunan,” terang Yuliyanto.
“Kelompok Kerja Pemilihan harus memiliki integritas, pegang teguh dan selalu patuhi aturan-aturan di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Lakukan pengadaan dengan tepat, tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat administrasi”, pesan wali kota.
Pada kesempatan itu pula Walikota Salatiga juga melakukan penyerahan SK UKPBJ Tahun 2021 secara simbolis kepada perwakilan Kelompok Kerja Pemilihan, serta tanda terima kasih kepada Kelompok Kerja Pemilihan tahun 2020 yang selanjutnya diiringi dengan menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan Kelompok Kerja Pemilihan.