Wali Kota Resmi Membuka LARWASDA 2021

Salatiga- Pembangunan zona intergritas di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga terus dilakukan untuk melakukan perbaikan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE., MM saat membuka gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai 4 Pemerintah Kota Slatiga, Selasa (23/11/2021). Menurutnya, Pemerintah Daerah dituntut harus inovatif dan kreatif dalam pengelolaan keuangan daerah. Melalui refocussing kegiatan dan realokasi anggaran agar dapat terarah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

“Yang masih menjadi tugas bersama adalah pembangunan zona integritas sebagai upaya perbaikan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah. Bukan hanya sekedar stempel dan piagam Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), namun implementasi tata kelola yang baik, jujur, transparan dan bebas KKN lah yang diperlukan masyarakat luas,” kata Yuliyanto.

Pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kota Salatiga telah mengajukan 4 unit kerja sebagai calon Unit kerja Zona Integritas menuju WBK, yaitu DPMPTSP, Disdukcapil, Dinas Perhubungan dan UPTD RSUD Kota Salatiga.

“ Baru satu unit kerja yang masuk tahap desk evaluasi yaitu Disdukcapil, sedangkan tiga lainnya belum memenuhi kriteria yang ditetapkan. Hal ini patut menjadi bahan evaluasi kita bersama untuk mengetahui apa yang menjadi kekurangan kita sehingga kita dapat berbenah untuk menjadi yang lebih baik,” jelasnya.

Wali Kota juga mengajak adanya  komitmen seluruh pimpinan perangkat daerah terhadap pelaksanaan implementasi Zona Integritas yang mutlak diperlukan, agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan berbanding lurus dengan kinerja ASN unit kerja

“ Maksimalkan pengawasan guna meminimalisir berbagai bentuk penyelewengan oleh oknum aparatur pemerintah di daerah, jadikan APIP sebagai benteng kedua pertahanan (second line defense) dalam pengendalian intern(SPIP), “Ujarnya.

Wali kota juga menyerahkan piagam kepada OPD yang terbaik dalam penerapan sistem Akuntabilitas kinerja tahun 2020. Diantaranya Dinas Pendidikan dengan nilai 83,79 (Kategori A/memuaskan) kemudian Inspektorat dengan nilai 75,97 (Kategori BB/sangat baik) dan BKPSDM dengan nilai 76,24 (Kategori BB/sangat baik). Selain itu, juga diberikan penghargaan bagi ASN yang berintegritas dan berkomitmen, yaitu Sulistyaningsih, Guntur Junanto, Agus Wibowo, Agung Nugroho dan Andreas Tri W.