BALAIKOTA – Untuk meningkatkan pengetahuan, pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi (darah tingg) dan diabetes mellitus (penyakit gula), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Salatiga menggelar Sosialisasi Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes Melitus bagi Kader Posbindu (Pos Binaan Terpadu).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto ini dilaksanakan di Ruang Plumpungan, Gedung Setda, Rabu 17/07. Kegiatan diiikuti oleh 50 orang Kader Posbindu yang juga merupakan TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Salatiga.

Dalam sambutannya, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto mengatakan bahwa seiring dengan meningkatnya kualitas hidup manusia, penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi. Karenanya, ia menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar para peserta selanjutnya dapat menularkan ilmu yang didapat kepada TP PKK hingga tingkat dasawisma.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular khususnya darah tinggi dan gula. Saya berharap agar para kader dapat meneruskan pengetahuan ini kepada PKK di tingkat RW dan juga dasa wisma,” harap Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto.

Sementara itu Wakil Ketua IV TP PKK Kota Salatiga, Siti Zuraidah, M.Kes dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut selain untuk upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular, kegiatan tersebut juga sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu kesehatan keluarga.

Kegiatan tersebut menghadirkan 3 orang narasumber antara lain: Ketua TP PKK Kota Salatiga Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto, Ketua Pokja IV TP PKK Kota Salatiga Sri Sukartini, S.ST dan dokter dari Puskesmas Sidorejo Kidul dr. M. Anang Eko Fahrudin.(sg)