Bagikan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga resmi menempati kantor baru yang telah selesai dibangun. Menurut Laporan dari Kasatpol PP, mulai 1 Februari seluruh aktifitas administrasi dan layanan masyarakat akan dipusatkan di kantor baru (Jl. Letjend Sukowati 51). Bertempat di Kawasan Pemkot Salatiga tepatnya di belakang Gedung DPRD, Satpol PP menggelar “Slup-Slupan” atau tasyakuran gedung baru, Kamis (19/1/23). Hadir kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota beserta istri, Sekretaris Satpol PP Prov. Jateng, Ketua DPRD, Komisi A, Sekda, Asisten, Kepala OPD, dan segenap tamu undangan yang hadir.

Kasatpol PP, Drs. Joko Haryono menuturkan pembangunan kantor baru tersebut dilaksanakan selama dua tahap pembangunan. “Gedung ini terbangun menjadi dua tahap, yang pertama di perubahan anggaran tahun 2021, dianggarkan sebanyak 192 juta dan kemarin yang terbangun hanya garasi dan ‘ngedag’. Kemudian pada penetapan 2022, diselesaikan secara sempurna dan penuh dengan anggaran 2,5M. jadi secara keseluruhan gedung ini dibangun dengan anggaran 2,448 Milyar. Anggaran ini tidak masuk di Satpol PP, sesuai dengan tupoksi semua bukti fisik masuk di DPAD PUPR, termasuk PPKOM masuk di DPUPR. Terimakasih untuk Kepala PUPR dan staffnya, kami sudah dibangunkan gedung semegah ini”.

Sekretaris Satpol PP Prov. Jateng, Retno Fajar Astuti, S.Sos., M.M berharap dengan adanya gedung baru akan memberikan manfaat di Kota Salatiga. “Kami berharap dengan memanfaatkan gedung baru ini, hadir inspirasi-inspirasi untuk meningkatkan kapabilitas Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Salatiga”.

Pj. Wali Kota Salatiga, Drs. Sinoeng N. Rachmadi, M.M menyambut baik pembangunan untuk kantor baru Satpol PP dan mengapresiasi hasil pembangunannya. “Terimakasih dukungannya atas bantuan pembangunan ini, wabil khusus untuk Kepala DPUPR yang kali ini diwakili Mas Dani. Saya mengecek betul bangunan ini, dan bagus hasilnya. Mas Dani ini hafal pak dengan saya, karena saya staffnya Pak Ganjar, jangan sampai kaki saya nendang”.

Pihaknya juga memberikan pesan kepada anggota Satpol PP untuk lebih meningkatkan humanitas kepada masyarakat Salatiga. “Slup-slupan ini tentu menjadi keberkahan dan penanda bahwa fasilitas yang diberikan negara lewat APBD dengan dukungan DPRD wabil khusus Komisi A, itu memberikan daya dukung terhadap kinerja dan performa. Tolong dipertahankan pendekatan-pendekatan humanis dengan masyarakat, minimal dengan ‘mesem’. Makin humanis, makin persuasif dan menggunakan pendekatan-pendekatan yang lebih casual sehingga akan lebih memberikan komunikasi yang bersahabat. Memang tidak mudah, tapi itulah niat baik Pemkot Salatiga untuk terus berbenah dan terus mengedepankan interaksi pelayanan publik yang prima”.

Categories:

Tags:

Comments are closed