Tak Pakai Masker, Warga diberi Sanksi Push-up dan Menyanyi

Salatiga – Tidak mengindahkan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker, puluhan warga dan pengendara yang melintas di jalan Jendral Sudirman serta Lapangan Pancasila Salatiga, diberi hukuman dengan menyanyikan lagu kebangsaan serta push-up.

Cara unik ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Kepala Satpol PP Salatiga, Yayat Nurhayat mengatakan bahwa selama dua hari operasi ini, tim gabungan masih banyak menjumpai warga masyarakat yang belum sadar menggunakan masker. Menurutnya, mereka beralasan tidak memakai masker karena tertinggal di rumah.

“Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker langsung kita beri sanksi yang bersifat edukatif serta administrasi berupa penahanan sementara identitas. Tidak hanya itu saja, menyanyikan lagu kebangsaan atau push-up pun diberikan bagi yang melanggar,’’kata Yayat saat ditemui di Lapangan Pancasila, Kamis (30/-7/2020.

Yayat menambahkan bahwa operasi gabungan ini tujuannya adalah untuk melindungi masyarakat dari terpaparnya virus covid-19. selain itu, penindakan dilakukan untuk melaksanakan Peraturan Walikota Salatiga Nomor 17 tahun 2020.

“Masyarakat harus bisa melindungi diri maupun lingkungannya dengan protokol kesehatan yang terus dilakukan dengan baik. Selalu jaga jarak untuk dipatuhi, agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona di kota Salatiga.,”ujarnya.

Tim gabungan akan terus melakukan patroli hingga menjelang Idul Adha. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.