Smart ID Mask Juara Lomba Krenova 2020

Salatiga – Smart ID Mask karya inventor Wiranto dan Intan Yuniarti akhirnya menjuarai Lomba Kreatifitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Tingkat Kota Salatiga Tahun 2020. Hadiah diserahkan langsung oleh Wali Kota Yuliyanto di Pendopo Rumah Dinas, Kamis (27/08/2020).

Sebagai pemenang pertama, Wiranto mengatakan bahwa dirinya mengetahui ada lomba dari poster yang ada di Bappeda. Kemudian dirinya berminat untuk mengikuti dan membuat produk tersebut.

“Idenya dari semua orang yang diwajibkan menggunakan masker. Namun penggunaan masker ternyata bisa dipakai untuk berbuat kejahatan. Sehingga muncul ide untuk membuat masker yang aman bagi protokol kesehatan namun dari masker tersebut bisa dilihat identitasnya, karena masker bergambar sebagian gambar wajah pemakai yang tertutup. Di bagian masker juga ada barkode yang berisikan data identitas pemakai jika di scan. Sehingga masker ini memudahkan absensi di dunia kerja, sistem keamanan, di dunia medis, dan kebutuhan lain,” kata Wiranto.

Wali kota Salatiga dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Bappeda yang tiap tahun telah menggelar lomba Krenova untuk mendukung lahirnya banyak kreativitas.

“Hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 300 inovasi yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah. Saya dukung kegiatan semacam ini, karena mendukung kreativitas masyarakat dan OPD di bidang teknologi informasi, kesehatan dan lain sebagainya. Selamat kepada para juara. Semoga inovasi yang dimunculkan bisa membawa banyak manfaat,” kata Yuliyanto.

Sementara itu, Kepala Bappeda, Drs. Susanto menerangkan ajang tersebut rutin digelar. Dan tahun ini telah menghasilkan 6 pemenang , dan 5 diantaranya berhak mewakili Kota Salatiga di ajang Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Tim penilai dari lomba Krenova Tahun 2020 adalah Lusiawati Dewi dari unsur Perguruan Tinggi, Arso Sadjiarto dari unsur bisnis, T. Arie Setiawan dari unsur kreatif, Surya Yuli dari unsur media masa, dan Jadi Amali dan unsur pemerintahan. Yang menjadi pemenang, juga harus kita dukung, ” jelasnya.

Untuk juara II dengan inovasi berupa Dren Kran dengan inventor Davit Riyanto, Egi Prayoga, dan Rian Kurniawan. Juara III inovasi Sweet Spices Kohakuto (Rempah Penguat Imunitas) dengan inventor Putri Risky Lestari. Adapun juara harapan I inovasi Biorektor sederhana untuk pembuatan bahan dasar Biobriket dan asap cair dari limbah organik adalah tim dari Tadris IPA IAIN Salatiga, yakni Novi Nuryanti, Elan Nopriadi, Fikri Ahmad K,Muhammad Mas’ud dan Dr. Khusna Widhyahrini, juara harapan II inovasi Si-Plantae (Kartu Literasi Tumbuh-tumbuhan) dengan inventor Prihatin, Sutomo, Arif Fahruroji, dan Suryaning Fajar Sari, dan juara harapan III inovasi Alat Peraga DePo DeNef oleh inventor Retno Gianti.