Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Fakruroji dilantik sebagai Pejabat Antar Waktu Ketua DPD KORPRI Salatiga masa bakti 2016-2021, oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ir. H Sri Puryono K S, MP di Gedung Korpri, Senin 25/02.
Ia menginginkan seluruh pengurus untuk bekerjasama dengan baik karena kedepan tantangan Korpri akan semakin berat, salah satunya dalam menghadapi Pemilu yang akan berlangsung 17 April mendatang. Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran Korpri Salatiga untuk menjaga netralitas.
“Dengan kekompakan, dedikasi, integritas dan prinsip loyalitas sebagai ASN, saya mengajak segenap pengurus dan anggota untuk bersungguh-sungguh mengabdi kepada rakyat. Pelayanan masyarakat harus lebih baik, serta harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Fakruroji. Turut hadir dalam Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KORPRI Salatiga tersebut, seluruh jajaran Forkopimda.
Sementara, Walikota Salatiga, Yuliyanto menyampaikan selamat kepada Fakruroji beserta pengurus DPD KORPRI Salatiga yang dilantik, untuk memberikan pengabdian mereka kepada masyarakat. Selanjutnya, ia meminta untuk segera dilakukan rapat kerja, agar seluruh pengurus dapat menjalankan tugas sesuai program kerja masing-masing.
“Banyak prestasi yang sudah diraih oleh ASN Salatiga. Terakhir, mendapat nilai B dari Menpan dengan angka yang hampir mendekati sempurna. Semoga itu menjadi motivasi dalam memberikan pelayanan publik di Salatiga. Kita sengkuyung bareng RPJMD untuk menuju masyarakat Salatiga yang sejahtera,” tutur Walikota.
Usai melantik Ketua dan Pengurus DPD KORPRI Salatiga, Sekda Propinsi Jawa Tengah, Sri Puryono dalam sambutannya mengaku senang dan menyebut sebagai pelantikan di Kota Salatiga adalah pelantikan yang terbaik selama ini. Tidak hanya gedungnya yang bagus, tetapi juga dihadiri oleh Forkopimda secara lengkap.
“Kita memiliki 4,3 juta ASN yang harus tetap netral dan profesional dalam mengemban amanah. Sebagai abdi negara harus bisa memberi yang terbaik. Saya paling tidak suka jika KORPRI sering disebut leda lede, kinerjanya kurang dan lain sebagainya. Dengan predikat Salatiga sebagai Kota Cerdas dan Kota Tertoleran, Salatiga layak disebut sebagai Indonesia Mini. Meskipun luas daerahnya relatif kecil, tapi jika muncul prestasi akan selalu menjadi pembicaraan nasional. Saya bangga. Tolong ingat betul tuntutan etos kerja, karena rakyat selalu melihat dan terus memantau,” pesan Sri Puryono.
Di akhir sambutan, Sri Puryono mengajak seluruh pengurus dan anggota KORPRI Salatiga untuk dapat menjaga diri dari jual beli jabatan, lelang barang dan jasa sertaperijinan. Jangan tersangkut hukum. “Korpri Salatiga memang luar biasa,” tegas Sri Puryono