Salatiga Totalitas Hadapi Penilaian Lapangan APE

Kota Salatiga dengan totalitas menghadapi penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) oleh Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPA RI). Wali Kota Salatiga Yuliyanto, SE., MM., Ketua TP PKK, Pj. Sekda, Segenap Forkopimda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda dan Kepala OPD menyambut tim verifikasi secara virtual dari Rumah Dinas Wali Kota, 25/03.
Hadir dan mendukung Verifikasi Lapangan Dalam Rangka Pemberian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) forkopimda, PJ sekdan beserta Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Ketua TP PKK, ketua DWP Kota, akademisi, LKBHI, organisasi gender, dan ormas lainnya.
Sambutan Kementerian PPPA oleh Ibu Eni Widiyanti (Asisten Deputi PUG Bidang Ekonomi) berharap agar Pemerintah Kota Salatiga terus meningkatkan program pengarusutamaan gender. “Penilaian lapangan kali ini dalam rangka verifikasi penerimaan penghargaan APE. Meskipun silaturrahmi dilaksanakan secara virtual, namun saya berharap dapan memperoleh data terhadap upaya pemerintah kota dalam pengarusutamaan gender,” tutur Eni Widiyanti.
“Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Kota Salatiga yang telah melengkapi pelaksanaan PUG dan capaiannya sesuai waktu yang ditentukan. Data dan informasi ini sangat penting untuk menentukan langkah yang efisien bagi pembangunan yang mendukung pengarusutamaan gender. Maksi pertemuan ini untuk melihat PUG di wilayah bapak terkait data yang telah disampaikan, dan tim mendapati informasi yang lengkap, verivikasi ini sangat penting dilakukan karena data tidak bisa bicara. Verifikasi ini juga sebagai dasar untuk menentukan penghargaan APE 2020,” imbuhnya.
Sementara itu Wali Kota mengungkapkan bahwa perkembangan dan kemajuan Kota Salatiga dalam melaksanakan pengarusutamaan gender di berbagai bidang, dapat tersampaikan secara maksimal. “Bagi saya, pengarusutamaan gender bukanlah semata-mata suatu program atau kegiatan. Melainkan suatu strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral, guna mencapai keadilan gender sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional,” sambut Yuliyanto.
“Dimana hal ini telah menjadi komitmen Pemkot Salatiga, sebagaimana yang telah kami tuangkan dalam RPJMD Tahun 2017-2022, tepatnya pada misi kedelapan yakni meningkatkan kesejahteraan sosial, kesetaraan gender dan perlindungan anak,” tambah Wali kota.
Selanjutnya paparan kepada tim verifikasi disampaikan oleh bapak Pj. Sekda Drs. Muthoin, M.Si. dan dilanjutkan tanya jawab. Kepala OPD pada kesempatan tersebut berkenan menambahkan berbagai keterangan terkait data yang telah disampaikan kepada tim verifikasi.