Salatiga Kembali Raih Penghargaan WTP Keempat Kalinya

Salatiga-Pemerintah Kota Salatiga untuk keempat kalinya secara berturut-turut kembali menerima penghargaan atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Tahun 2019. Apresiasi dari Kementerian Keuangan RI tersebut diterima oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM, di Rumah Dinas, Kamis (05/11/2020), melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Semarang II.

Yuliyanto menyampaikan bahwa opini WTP yang diterimanya tersebut menunjukkan kinerja Pemerintah Kota Salatiga yang taat azas, taat aturan dan good government yang akan berdampak positif bagi kepentingan masyarakat Salatiga.

“Penghargaan WTP ke-4 ini merupakan bonus dari keseriusan semua OPD yang terlibat terkait pengelolaan akuntasi dan aset secara baik dan benar yang harus terus kita pertahankan,” kata Yuliyanto.

Diakuinya, sebagaimana pesan dari Menteri Keuangan untuk mempertahankan prestasi, merupakan hal yang tidak mudah dan membutuhkan perjuangan serta proses yang panjang. Jika tidak disertai komitmen dan konsistensi yang tinggi maka apa yang sudah diraih selama empat kali berturut-turut tersebut akan hilang tereliminasi. Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh ASN di Pemkot Salatiga untuk membiasakan diri selalu tertib dalam tata laksana akuntansi di setiap OPD.

“Mudah-mudahan momen penyerahan WTP ke-4 ini menjadi kebiasaan tahunan dan menjadi penyemangat dalam melangkah ke depan yang lebih baik,” tandasnya.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Semarang II, Jumiarsih di depan Wali Kota, Sekda, beserta jajarannya, menuturkan bahwa WTP Laporan Keuangan Tahun 2019 tersebut sebenarnya sudah diserahkan secara simbolis oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat berlangsung Rakor Akuntansi Nasional, pada 22 September 2020 lalu secara virtual.

Pada kesempatan itu, Jumiarsih menyampaikan pesan bahwa Menteri Keuangan sangat mengapresiasi capaian opini WTP tersebut.

“Salatiga termasuk satu diantara 89,3 persen kabupaten kota se-Indonesia yang memperoleh opini WTP, sedangkan masih ada 10,7 persen daerah masih belum mampu mencapainya,” ujar Jumiarsih.

Jumiarsih menambahkan bahwa WTP merupakan penghargaan paling tinggi yang diberikan oleh Menteri Keuangan. Diharapkan bisa kembali diraih pada tahun berikutnya, atau lima tahun berturut-turut. Dengan demikian, Salatiga tak hanya mendapatkan penghargaan opini WTP saja tetapi juga plakat dari Menteri Keuangan.