Salatiga(11/8), Berbeda dengan tahun sebelumnya tahun ini Panitia Peringatan hari Besar Islam (PHBI) Salatiga gelar sholat Idul Adha di Halaman Pemkot Salatiga. Hal ini dikarenakan masih adanya proses revitalisasi Lapangan Pancasila. Dalam acara tersebut Hadir Walikota dan segenap Forkopimda Kota Salatiga.

Bertindak sebagai Imam Sholat adalah H. Nukman Al-Hafidz, serta Khotib adalah Dr. H Sidqon Maesur, LC, M.A. Dalam Khutbah Sholat Idul Adha 1140 H kali ini, masyarakat diingatkan kembali bahwa kurban merupakan salah satu sarana dalam menciptakan keadilan sosial. Kurban merupakan bentuk aktifitas konkrit dalam memperkokoh kebersamaan, berbagi terhadap sesama. Namun Selain hewan kurban ada juga kegiatan lain yang termasuk didalamnya seperti aktif mengajar ngaji, ataupun menolong sesama. Mengakhiri acara, Khotib Sholat Idul Adha menegaskan, bahwa kaum muslimin harus menjaga kehormatan dan jiwa saudaranya, menghindari kekufuran, membangun keluarga berdasarkan saling menghormati dalam hal hak dan kewajiban, tetap berpegang teguh pada kitab suci dan sunah rasul, saling menasehati, serta selalu mengingat bahwa kemulian manusia bukan karena ras, warna kulit atau status sosialnya tetapi karena ketaqwaan dan akhlaknya.  Kurban adalah salah satu wujud dari ketaqwaan nabi Ibrahim kepada sang pencipta.

Sebelum melaksanakan sholat idul Adha Walikota membagikan hadiah dari pemenang lomba Takbir Idul Adha yaitu, Kecamatan Sidomukti : Juara 1 Hasan Ma’arif Kecandran, Juara 1 Al Falah Ngemplak Dukuh, juara 3 Nuruzzahro Dukuh, Kecamatan Sidorejo, juara 1 Al-HAsan banyuputih Sidorejo Lor, Juara 2 TPA, Al Ihklas Sarirejo, Sidorejo Lor, Al Ayubi Kauman Kidul, Kecamatan Tingkir, Juara 1 Al Mukhlish Kalioso, juara 2 remas Nurul Hikmah Macanan Sidul, juara 3 Al Hikmah Mrocan gendongan, Kecamatan Argomulyo, Juara 1 Darussalam Randu Acir, juara 2 Shuffi Tegalrejo, Juara 3 Al Islah Ledok. Selain penyerahan piala lomba takbir juga diumumkan perolehan Hewan Kurban tingkat kota dengan nilai total sebanyak Rp. 10. 157.000.000,-