Panggil Aku Indonesia

Salatiga(22/4), Ratusan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berulangkali meneriakkan kata-kata “panggil aku Indonesia” dilapangan bola UKSW. Dengan menggunakan berbagai busana adat dari daerah masing-masing para mahasiswa tersebut berkumpul untuk melaksanakan pawai budaya melewati jalan-jalan protocol Salatiga, sebagai rangkaian kegiatan Indonesia International Culture Festival (IICF) 2017., Menurut ketua panitia IICF 2017, Gabrielle Josephine Rotti tema tersebut dipilih sebagai bukti bahwa para mahasiswa menyadari betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia. “Melihat tantangan bangsa ini kedepan, dengan semakin banyaknya isu-isu yang menyangkut suku, agama, ras dan antar golongan, maka kami mahasiswa ingin turut berperan aktif dalam upaya menjaga persatuan, panggil aku Indonesia sekaligus sebagai sebuah pernyataan bahwa sebutan Indonesia mini bukan hanya slogan semata tapi memang sebuah kenyataan yang hadir ditengah kampus kami” ujar Gabrielle.

Menyambut gelaran pawai IICF rector UKSW Pdt. John A Titaley, mengapresiasi kehadiran peserta dari luar negri, yaitu piliphina, Nikaragua, Mexico, Guatemala dan Timor leste, dengan mengutip pidato Presiden RI 1, diharapkan ditahun mendatang akan lebih banyak lagi peserta dari luar negri. “Sya teringat akan pidato bung Karno, bahwa Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam tamansarinya internasionalisme, oleh karena itu ditahun-tahun mendatang saya berharap akan lebih banyak lagi mahasiswa-mahasiswa dari negara-negara lain untuk ikut meramaikan festival ini.” Terang John Titaley.

Membuka IICF 2017 dihadapan Segeranp Forkopinda Kota Salatiga Pj. Walikota Salatiga Drs. Achmad Rofai, M.Si berharap agar kegiatan dapat memberikan semangat baru bagi warga Kota Salatiga untuk ikut berkiprah dan berpartisipasi aktif bersama pemerintah untuk membangun Kota Salatiga yang notabene semakin multikultural. Gelaran IICF sendiri masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.