Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE, MM, pimpin kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2021, di Ruang Plumpungan Setda Salatiga, Kamis (27/02/2020). Hadir pula dalam acara ini,  Ketua DPRD Kota Salatiga, Wakil Wali Kota, Sekda beserta seluruh OPD dan diikuti oleh Camat, Lurah dan 20 ormas se-Kota Salatiga.
“Pembangunan pada tahun pertama sebagaimana RPJMD 2017-1022, yakni perwujudan pelayanan publik dan good governance sebagai pondasi penyelenggaraan pemerintah menuju Salatiga bermartabat, tertib dan aman sudah terlampaui. Begitu pula di tahun kedua yakni perwujudan SDM yang handal menuju Salatiga Sehat juga sudah terlampaui. Dan di tahun ketiga, Tahun 2020 ini adalah meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur perkotaan menuju Salatiga bersih dan indah ini masih on process,” terang Yuliyanto.
Secara sistematis, Yuliyanto mengungkapkan tujuh prioritas pembangunan di tahun kempat atau Tahun 2021. Prioritas pembangunan pertama melalui Dinas Koperasi dan UMKM adalah penguatan kapasitas dan ketrampilan pelaku UMKM dan lembaga koperasi, terutama kemampuan dalam mengakses permodalan dan meningkatkan produktivitas, kualitas dan pemasaran produk.
Adapun prioritas pembangunan kedua adalah peningkatan fasilitas kemudahan penyediaan bahan baku, penggunaan teknologi produksi, dan peningkatan kualitas produk yang diprioritaskan pada produk-produk unggulan Kota Salatiga oleh Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian.
 “Prioritas pembangunan ketiga adalah, peningkatan fasilitas pengembangan jaringan pemasaran produk-produk unggulan Kota Salatiga, dan penyediaan sarana perdagangan sesuai standar yang dibidangi oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perdagangan, meliputi program pengembangan sistem pendukung bagi usaha mikro kecil dan menengah, serta program sarana prasarana perdagangan,” lanjut Yuliyanto.
Sedangkan, prioritas pembangunan keempat merupakan perencanaan program dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dalam peningkatan diversifikasi produk wisata, dengan fokus pada pengembangan destinasi wajah kota dan penyelenggaraan atraksi wisata berbasis seni budaya daerah. Pembangunan ini meliputi program pengembangan nilai budaya, pengelolaan kekayaan budaya, pengembangan pemasaran pariwisata dan pengembangan destinasi wisata.
Pada prioritas pembangunan kelima, Wali Kota menyinggung pemberdayaan kelompok tani, dengan prioritas pada sentra-sentra produksi pertanian dan peternakan. Sementara, prioritas keenam fokus pada sentra usaha perikanan melalui Dinas Pertanian, termasuk di dalamnya adalah program peningkatan produksi pertanian, peternakan, budi daya perikanan dan kesejahteraan petani.
Selanjutnya melalui Dinas Pangan, prioritas pembangunan ketujuh pada tahun keempat RPJMD tersebut adalah peningkatan ketahanan pangan. Diikuti prioritas pembangunan tingkat kelurahan, regulasi penanaman modal, teknologi informasi, standar pelayanan minimal (SPM), penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas infrastruktur menunjang daya saing daerah
Forum Konsultasi Publik ini, menurut Sekda Kota Salatiga, Drs. Fakruroji, harus dilakukan sebelum rencana pembangunan Tahun 2021 ditetapkan, dengan maksud mendapat masukan dan saran dari masyarakat agar pembangunan bisa sesuai dengan harapan masyarakat yang mengacu pada arahan kebijakan penyusunan dari Wali Kota.
“Sebelum ditetapkan, rencana pembangunan tahunan ini harus disosialisasikan dalam konsultasi publik RKPD yang disebut Pra Musrenbangkot agar sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat,” tandas Fakruroji.