BALAIKOTA – Gotong royong sebagai salah satu kearifan lokal diharapkan mampu menjadi filter terhadap arus modernisasi dan globalisasi yang memuat sifat individualistis, apatis, hedonis, kurang peka terhadap masyarakat dan sekitar. Gotong royong merupakan akar budaya asli dari Indonesia yang harus dipelihara dan dikembangkan sebagai modal sosial untuk membangun bangsa.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris, SS, MSi saat memberikan sambutan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 Tahun 2019 Tingkat Kota Salatiga di Pendopo Pakuwon Pemkot Salatiga, Selasa 30/04.

“Gotong royong merupakan akar budaya asli dari Indonesia. Bahkan, jauh sebelum Pancasila dirumuskan, semangat kegotongroyongan telah mendarah daging dan sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Dan sebagai salah satu kearifan lokal, gotong royong diharapkan mampu menjadi filter akan adanya modernisasi dan globalisasi yang mempunyai kecenderunga individualistis, apatis, hedonis dan kurang peka terhadap lingkungan sekitar,” kata Wawali sebelum memukul gong sebagai tanda pencanangan.

Wawali menyebutkan bahwa tema Kegiatan BBGRM ke-XVI yakni “Lanjutkan Gotong Royong Tuntaskan Kemiskinan” sangat sesuai dengan program kerja Pemkot Salatiga, utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama nyengkuyung Program Kerja Pemkot Salatiga dalam prioritas pembangunan kesehatan, pendidikan dan UMKM atau menciptakan masyarakat yang waras, wasis, dan wareg, yang pada akhirnya akan berimbas pada penurunan angka kemiskinan,” urai Muh Haris.

Hal senada juga disampaikan Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto. Dalam sambutannya ia berharap agar PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif. “Penggerakan peranserta atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang digunakan dalam PKK merupakan prinsip dasar gotong royong,” harap Ny. Titik Kirnaningsih.

Dalam kegiatan tersebut diserahkan pula trophy dan hadiah berbagai lomba dalam rangka hari kesatuan gerak PKK Kota Salatiga Tahun 2019 dan juga penyerahan trophy Juara Umum yang diraih oleh TP PKK Kecamatan Argomulyo. Selain itu, disampaikan pula bantuan 16 paket sembako dari TP PKK Kota Salatiga untuk masyarakat kurang mampu dari 4 kecamatan di Kota Salatiga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain; Wakil Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Ida Nurul Farida Haris, Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Fakruroji bersama Ibu, Jajaran Forkopimda Kota Salatiga, Kepala SKPD dan juga anggota TP PKK dari 4 Kecamatan dan 23 Kelurahan.(humas)