Geser Singkawang, Salatiga Raih Kota Tertoleran Pertama se-Indonesia

Wakil Wali Kota Salatiga, Dr. Muh Haris, SS, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan oleh SETARA Institute untuk Kota Salatiga, berupa raihan peringkat pertama sebagai Kota Tertoleran se-Indonesia. Peringkat pertama ini diraih setelah tiga tahun sebelumnya secara berturut-turut mendapat peringkat kedua.

Raihan peringkat pertama pada tahun ini menurutnya sebagai hasil dari kerja keras Pemerintah Kota Salatiga beserta seluruh elemen masyarakat yang sejak dulu sangat majemuk baik dalam hal suku, agama, dan lain sebagainya. Ditambah dengan adanya perguruan tinggi yang menampung mahasiswa dari Sabang sampai Merauke, turut memberikan andil terhadap kemajemukan di Kota Salatiga.

“Kami mohon doanya, saya Muhamad Haris, mudah-mudahan bisa menjaga dan melanjutkan apa yang sudah diraih pada hari ini untuk seterusnya dan selama-lamanya. Terimakasih kepada SETARA Institute yang telah memberikan apresiasi kepada kami,” ujar Haris, saat menyampaikan testimoni pada penyerahan penghargaan sebagai Kota Tertoleran se-Indonesia oleh SETARA Institute di Hotel Ashley, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/21).

Launching Indeks Kota Tertoleran (IKT) 2020 ini dihadiri secara langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Tumpak Haposan Simanjuntak, Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Drajat Wisnu Setyawan, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP, Rima Agristina, Wakil Ketua Badan SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos, Direktur Eksekutif SETARA Institute, Ismail Hasani, serta perwakilan dari 10 Kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2020.

Adapun penilaian IKT dilakukan terhadap 94 kota yang ada di Indonesia. Dimana raihan Kota Salatiga sebagai Kota Tertoleran Pertama se-Indonesia tersebut sekaligus menggeser Kota Singkawang yang tahun ini turun ke peringkat ke-2. Sedangkan pada peringkat ke-3 Kota Tertoleran diraih oleh Kota Manado, dan berturut-turut hingga 10 besar yakni Kota Tomohon, Kota Kupang, Kota Surabaya, Kota Ambon, Kota Kediri, Kota Sukabumi dan Kota Bekasi.