E- Purchasing sebagai Upaya Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri

Bagikan

Pemerintah Kota Salatiga melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda menyelenggarakan Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah secara Elektronik (E-Purchasing). Bertempat di Ruang Kaloka Gedung Setda Kota Salatiga, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari yaitu pada Hari Selasa dan Rabu (15&16/11). Adapun peserta dari kegiatan tersebut yaitu Kepala OPD, Kepala Bagian, PPTK, Pejabat Pengadaan dan Pelaku Usaha di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.

Pj. Wali Kota Salatiga yang hadir dalam kegiatan tersebut berkenan memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan. Beliau berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk memahami secara seksama prosedur e-purchasing serta dalam pelaksanaannya nanti, Bagian PBJ Setda Kota Salatiga dapat membantu teman-teman OPD, pelaku usaha dan pihak terkait lainnya apabila mengalami kesulitan dalam pengadaan barang jasa pemerintah secara elektronik (e-purchasing). Selain itu, beliau juga menyampaikan walaupun semua sudah berbasis elektronik diharapkan untuk mengedepankan tepat administrasi.

Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan materi terkait Instruksi Wali Kota No.027/1191/102.3 tentang Percepatan PBJ TA 2023 dan Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri di Kota Salatiga, Implementasi Percepatan Peningkatan Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri dalam Toko Daring, Kartu Kredit Pemerintah Daerah di Kota Salatiga, Vendor Sourching dan Vendor Briefing. Sosialisasi PBJ ini dimaksudkan untuk menyiapkan rencana pengadaan di tahun 2023 di Kota Salatiga, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan penyampaian regulasi ekosistem pengadaan di era digital. Metode e-purchasing (katalog elektronik dan toko daring) merupakan transformasi besar di dalam belanja pemerintah. Disisi lain disrupsi teknologi juga ikut mendorong OPD untuk bertransformasi memotong rantai birokrasi, memudahkan prosedur dan mengubah pola kerja yang bertujuan agar organisasi lebih responsif, transparan dan mudah diakses. Hal ini akan berdampak meningkatkan perekonomian daerah dan nasional, mendorong pemerataan ekonomi, membangun dunia usaha yang sehat serta membantu pemulihan ekonomi di tengah kondisi ketidakpastian dan krisis global.

@jokowi
@kemendagri
@ganjar_pranowo
@sinung_rachmadi
@setdasalatiga
@humaskotasalatiga