Orang Tua Harus Cerewet Ingatkan Anak Patuhi Protokol Kesehatan

Salatiga – Bunda PAUD Kota Salatiga, mengingatkan kepada seluruh orang tua, anak dan guru PAUD untuk selalu menjaga protokol kesehatan, ketika nanti anak-anak sudah kembali ke sekolah masing-masing.

“Saya titip, ketika anak sudah kembali ke bangku sekolah agar selalu menjaga tradisi selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. Setiap lembaga PAUD, wajib menyediakan masker, face shield dan tempat cuci tangan untuk anak-anak nantinya,” kata Titik Kirnaningsih Yuliyanto saat membuka kegiatan Bunda PAUD Berbagi Hand Sanitizer, Masker, Face Shield dan Stimuno Multivitamin 2020, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (02/09/2020).

Saat pandemi covid-19 ini, Dirinya akan selalu mengajak orang tua dan guru PAUD agar selalu menjaga tradisi menerapkan protokol kesehatan saat berada di lingkungan sekolah.

“ Kelengkapan protokol kesehatan anak harus disiapkan. Para orang tua, yakni ibu-ibu harus cerewet terhadap anak-anaknya, karena usia mereka termasuk usia bermain yang sangat rentan dan belum bisa menjaga diri dengan baik. Menurutnya, masa PAUD adalah usia emas bagi anak-anak yang harus dijaga kesehatan dan pergaulannya,” jelas Titik.

Menurutnya, adanya kesiapan ini akan sangat membantu dalam upaya pencegahan penyebarluasan virus covid-19. Dirinya juga sangat mengapresiasi pembelajaran dari guru PAUD yang telah mendidik muridnya dengan baik dan sabar.

“Kita apresiasi terhadap sekitar 800 guru PAUD yang telah mendidik anak dengan sabar di wilayah Salatiga. Selanjutnya, pasti akan kita berikan tambahan kepada mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Yuni Ambarwati mengatakan bahwa kegiatan Bunda PAUD berbagi ini adalah sebuah bentuk perhatian terhadap anak usia dini dan lembaga PAUD yang ada.

“ Perwakilan anak usia dini yang datang dari 20 lembaga PAUD tersebut menerima bantuan face shield, hand sanitizer dan multivitamin untuk digunakan dengan baik. Agar kebiasaan baru dapat selalu diterapkan sesuai protokol yang ada,” ujar Yuni.