Bagikan

Bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Salatiga, Senin (9/1) dilaksanakan Apel luar biasa dalam rangka penyerahan aset tanah milik Pemkot Salatiga. Kesempatan yang sama juga diberikan bantuan bibit Tanaman Aglaonema dan penyerahan penghargaan pelaporan tercepat terkait Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Hadir Pj. Wali Kota selaku Pembina apel, Pj. Ketua TP PKK, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD dan segenap ASN Pemkot Salatiga serta jajaran ATR/BPN Kota Salatiga.

Penyerahan secara simbolis sertifikat aset tanah Pemkot Salatiga sebanyak 407 bidang, dengan proses pengukuran hingga menjadi sertifikat dimulai sejak Juni-Desember 2022. Kemudian juga diserahkan penghargaan dari Pemkot Salatiga kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Salatiga atas kinerja dan Kerjasama dalam mendukung Program Sertifikat Aset Tanah Milik Pemkot Salatiga. Kepala BPN Kota Salatiga, Mulyanto, S.SiT berkenan menerima penghargaan tersebut.

Sementara itu, Kelompok Tani Ngrembaka Kel. Noborejo, Kec. Argomulyo juga menerima secara simbolis Tanaman Aglaonema sejumlah 625 bibit, senilai Rp. 90.500.000. Kesempatan yang sama, Lima Pelapor tercepat dalam lingkup Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama terkait LHKPN diraih oleh Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Disperinaker, Kepala DPKP, dan Inspektur Kota Salatiga. Sedangkan Lima pelapor dalam lingkup pejabat administrator diraih oleh Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Umum, Sekretaris Dinas PUPR, Sekretaris Inspektorat dan Pegawai dari DPKP Kota Salatiga.

Pj. Wali Kota, Drs. Sinoeng N. Rachmadi, M.M dalam amanatnya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada jajaran BPN Kota Salatiga. “Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan ‘respect’, terutama kepada jajaran BPN Kota Salatiga yang telah secara pro aktif menindaklanjuti rekomendasi dari Korsupgah KPK RI terkait dengan identifikasi mengenai sertifikasi aset milik Kota Salatiga dan ini tentu menjadi sebuah kebanggaan untuk kita. Oleh karena itu, pensertifikatan ini akan terus menjadi salah satu ‘Benchmark’ bagi kita untuk meningkatkan efektifitas dalam rangka tata kelola barang milik negara. Bukan hanya tertib secara fisik, tapi juga secara administrasi dan hukum”.

Kesempatan yang sama, diberikan ucapan terimakasih kepada Dispangtan Salatiga atas inisiatifnya dalam memberikan bantuan bibit tanaman Aglaonema. “Saya menyampaikan terimakasih kepada Dispangtan, terutama tentang kegiatan pelatihan dan pengadaan bibit aglaonema sebanyak 625 yang diberikan kepada kelompok-kelompok pecinta tanaman. Hal itu dilakukan untuk pelestarian bahkan mungkin kedepan adalah dalam rangka pengembangan. Terimakasih kepada jajaran Dispangtan, yang terus melakukan kolaborasi dengan komunitas, salah satunya adalah penggemar anggrek Indonesia. Kemarin sudah melakukan kegiatan penanaman/pengikatan tanaman anggrek. Saya mengharapkan betul dalam konteks ini, dapat mewujudkan sebuah laboratorium anggrek dan memunculkan tanaman anggrek yang khas dari Kota Salatiga”.

Orang nomor satu di Salatiga itu juga memberikan apresiasi kepada Pejabat di Lingkup Pemkot Salatiga yang telah melaporkan harta kekayaannya dengan cepat. “Terakhir, tepuk tangan untuk para peraih penghargaan tercepat, laporan LHKPN. Ini menunjukan komitmen yang luar biasa, tekat yang ‘ngedap idapi’. Semoga ini akan memberikan motivasi kepada pejabat yang lain untuk segera menyelesaikan LHKPN, karena saya mencatat betul laporan dari Inspektorat. Inilah wujud komitmen kita, bagian dari pintu gerbang integritas kita untuk langkah-langkah kedepan. Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada para penerima penghargaan, kalian telah menjadi bagian dari inspirasi integritas bagi Pemerintah Kota Salatiga”. Langkah ke depan, Pj. Wali Kota dan jajaran Pemkot Salatiga akan lebih sering ‘Tilik Kampung’, untuk mendengarkan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan yang belum terakomodir.

Categories:

Tags:

Comments are closed