BALAIKOTA – Untuk meningkatkan deteksi dini dan antisipasi terhadap masuknya gerakan radikalisme dan terorisme terutama pada generasi muda, Pemkot Salatiga melalui Badan Kesbangpol Kota Salatiga menggelar kegiatan Orientasi Kewaspadaan Nasional (Orpadnas) Tingkat Kota Salatiga Tahun 2019. Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Salatigam Yuliyanto, SE, MM ini dilaksanakan di Gedung Setda, Rabu 20/03.

Dalam sambutan pembukaan sekaligus paparannya, Walikota berpesan kepada generasi muda kota Salatiga untuk berperan serta dalam menjaga kondusifitas kota. Generasi muda juga diharapkan untuk mampu mendeteksi dini dan segera melapor ke aparat keamanan apabila mengetahui gerakan radikalisme dan terorisme.

“Predikat kota toleran selama tiga tahun dan juga kota cerdas nomor 2 kategori kota sedang untuk Kota Salatiga merupakan capaian yang harus selalu dijaga oleh masyarakat, termasuk generasi muda di Kota Salatiga. Oleh karenanya, saya berharap agar Anda sebagai generasi muda mampu mendeteksi dini gerakan radikalisme dan terorisme di lingkungan Anda, laporkan jika menemui hal-hal itu,” pesan Walikota.

Walikota juga mengapresiasi panitia kegiatan yang kali ini mengambil kelompok sasaran pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Salatiga, karena pembinaan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa merupakan bagian dari pembangunan manusia seutuhnya. “Pembangunan manusia inilah yang menjadi prioritas pembangunan di Kota Salatiga. Jika manusia sudah sejahtera, berpendidikan dan sehat tentunya akan lebih mudah dalam menangkal masuknya gerakan-gerakan radikalisme,” urai Walikota.

Walikota juga mengatakan bahwa tantangan generasi muda sekarang cukup berat karena perkembangan teknologi yang pesat. Generasi muda juga diminta untuk bijak dalam memilah informasi dan tidak berkomentar dengan kalimat negatif. “Meski negara kita melindungi kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul, namun dalam UU ITE ada aturan yang bisa dipergunakan untuk menjerat seseorang penebar informasi yang belum tentu kebenarannya, berita palsu ataupun ujaran kebencian,” pesan Walikota.

Sementara itu dalam laporan penyelenggaraan yang dibacakan olek Kasubid Kewaspadaan Dini, Pengawasan Orang dan Lembaga Asing, Tyas Winarni, SE, MM disebutkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi siswa jenjang SLTA tentang kewaspadaan nasional. “Lebih jauh, peserta diharapkan mempunyai kemampuan deteksi dini terhadap gerakan radikalisme dan terorisme, serta berperan aktif dalam menjaga situasi dan kondisi wilayah,” jelasnya.

Selain Walikota, kegiatan yang diikuti oleh 45 perwakilan siswa tersebut juga menghadirkan narasumber dari Kodim 0714 Salatiga dan Polres Salatiga.(sg)