Ketua TP PKK Jawa Tengah,. Nawal Arafah Yasin, bersama Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, memperkuat literasi keuangan kader PKK melalui Pelatihan Manajemen Perencanaan Sehat Keluarga.
di Aula PDAM Salatiga, Kamis (17/9/2026). pada kesempatan tersebut Nawal Yasin membuka secara resmi kegiatan dan ia menekankan pentingnya literasi dan manajemen keuangan sebagai bagian dari ketahanan keluarga.
Nawal menyampaikan, persoalan keuangan rumah tangga tidak hanya berkaitan dengan besarnya pendapatan, tetapi juga kemampuan mengelolanya. Rendahnya literasi keuangan dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari pinjaman online ilegal, investasi bodong, judi online, hingga konflik rumah tangga. Ia juga mengingatkan pentingnya dana darurat serta pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga agar UMKM dapat berkembang secara sehat.
“Bukan soal seberapa besarnya pemasukan, tetapi seberapa bisa kita memanajemen keuangan.”
Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah keluarga dan masyarakat. Karena itu, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diterapkan dalam pengelolaan keuangan keluarga sehari-hari.
Sementara itu, Retno menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua dan Pengurus TP PKK Provinsi Jawa Tengah di Kota Salatiga. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi kader untuk memperkuat kapasitas dan memperoleh pengetahuan praktis dalam mengelola keuangan keluarga.
“Ketahanan keluarga sangat ditentukan oleh kemampuan mengelola keuangan secara bijaksana. Bukan sekadar besar kecilnya pendapatan, tetapi bagaimana kita merencanakan, mengatur, dan mengevaluasinya sesuai skala prioritas,” ujar Retno.
Ia berharap para kader dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, mulai dari menyusun anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga menyiapkan dana darurat.
“Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman, karena setiap keluarga memiliki kondisi dan tantangan keuangan yang berbeda,” pungkasnya.




Comments are closed