Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Muthoin, M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4/2026). Dalam momentum tersebut, Kota Salatiga berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2023.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa otonomi daerah harus menjadi instrumen percepatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya mengesampingkan ego sektoral guna mewujudkan pemerataan pembangunan melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan daerah.
Gubernur juga mengingatkan agar pelayanan publik tidak lagi berorientasi pada aspek administratif semata, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh jajaran birokrasi pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat.
“Pelayanan publik kita tidak lagi berorientasi kepada administrasi. Pelayanan harus berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat, karena sejatinya ASN adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran serta sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan tepat guna tanpa pemborosan yang merugikan kepentingan publik.
Peringatan Hari Otonomi Daerah yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” ini juga menjadi ajang apresiasi bagi daerah berprestasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan penghargaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada sejumlah kabupaten dan kota.
Kota Salatiga berhasil meraih penghargaan LPPD kategori kota dengan peringkat kedua setelah Kota Surakarta. Sementara itu, penghargaan kategori kabupaten diraih oleh Kabupaten Klaten, Sragen, dan Wonogiri. Untuk kategori SPM, penghargaan diberikan kepada Kota Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Kebumen.
Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Muthoin, M.Si., menjelaskan bahwa kehadirannya mewakili Wali Kota Salatiga yang pada saat bersamaan menghadiri undangan Kementerian Dalam Negeri pada upacara tingkat nasional. Ia menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Salatiga sebagai peringkat kedua dalam evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat. Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, jajaran Forkopimda, para kepala daerah penerima penghargaan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, pimpinan BUMD, serta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.




Comments are closed