Penampilan ragam busana wastra memeriahkan Lomba Fashion Show “Gemas Sanloka” (Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal Beretika) yang digelar sebagai rangkaian kegiatan D’Salatiga City Expo Festival 2026, sekaligus dalam rangka peringatan Hari Kartini Tingkat Kota Salatiga Tahun 2026, pada Sabtu (04/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Kota Salatiga, ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Wali Kota Salatiga didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, jajaran Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah beserta istri, serta tamu undangan.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Ny. Nawal Arafah Yasin, mengajak seluruh pihak, khususnya Dekranasda dan TP PKK Kota Salatiga, untuk terus meningkatkan produksi sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya wastra di Jawa Tengah.
“Provinsi Jawa Tengah memiliki beragam kain wastra dan menjadi salah satu pusat produksi batik terbesar di Indonesia. Kegiatan ini juga relevan dalam mendukung kebijakan zero waste melalui konsep sustainable fashion,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Retno Robby Hernawan, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap wastra sekaligus melestarikan warisan budaya Nusantara.
“Kami ingin memperkenalkan bahwa kain tradisional seperti batik, tenun, maupun lurik bukan sekadar kain, tetapi setiap seratnya mengandung doa, sejarah, dan kebanggaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Kota Salatiga, Ny. Yayuk Muthoin selaku Ketua Penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengampanyekan penggunaan sandang lokal yang beretika, berbasis budaya, serta berkelanjutan guna mendukung pengurangan limbah fashion.
“Sebanyak 54 peserta mengikuti lomba ini, terdiri dari TP PKK kelurahan se-Kota Salatiga, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana, serta Gabungan Organisasi Wanita Kota Salatiga,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan dan diserahkan piala serta hadiah bagi para pemenang Lomba Fashion Show “Gemas Sanloka”. Juara I diraih oleh peserta nomor urut 29 dari TP PKK Kelurahan Sidorejo Kidul, Juara II oleh nomor urut 11 dari DWP UP PDAM Kota Salatiga, dan Juara III oleh nomor urut 23 dari DWP UP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Selain itu, predikat Best Batik Interpretation diraih oleh nomor urut 9 dari DWP UP Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Best Sustainable Fashion oleh nomor urut 46 dari TP PKK Kelurahan Kumpulrejo, serta Best Catwalk Performance oleh nomor urut 49 dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Salatiga.

Categories:

Tags:

Comments are closed