50 PSM Ikuti Bimtek Pekerja Sosial Masyarakat

50 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Salatiga mendapatkan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Pekerja Sosial Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Salatiga. Pembukaan kegiatan dilaksanakan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Adhi Isnanto, S.Sos MSi., di Aula Kaloka Lantai IV Gedung Setda, 24/03.
Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, Dra. Gati Setiti, M.Hum. melaporkan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dilaksanakan guna penguatan kelembahgaan PSM. “Selain itu juga untuk memberikan bekal pengetahuan kepada PSM tentang dasar-dasar praktik pekerjaan sosial. Selanjutnya untuk meningkatakan kemampuan tenaga PSM yang menangani berbagai permasalahan sosial dan meningkatkan jejarning kerja antara PSM dengan Teaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta memberikan motivasi PSM dalam membantu pemerintah terhadap penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Salatiga
“Peserta 50 PSM perwakilan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) dan perwakilan PSM kelurahan se-kota Salatiga. Kegiatan dilaksanakan 24-25 Maret, sedang narasumber berjumlah 4 pemateri yaitu: Wali Kota mengangkat materi Jam Pimpinan, Ketua DPRD dengan Tema Pembinaan PSM, PSM teladan Kota Salatiga oleh Adul Rohman dengan materi Pemberdayaan PSM, dan koordinator TKSK Kota Salatiga menyampaikan Pengembangan Jejaring dan Koordinasi dalam Penyelenggaraan usaha Pekerjaan Sosial Masyarakat,” Gati Setiti menambahkan.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Adhi Isnanto, S.Sos MSi., dalam membacakan sambutan wali kota menyampaikan bahwa PSM memiliki peran vital dan harus ditingkatkan. ”Pemberian pengetahuan dan keterampilan dasar akan meningkatkan kinerja PSM, meski kerjanya bersifat sosial namun pemberian pelatihan semacam ini sangatlah penting,” lanjut Adhi Isnanto.
“Ikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, untuk menyamakan persepsi demi meningkatkan dan mengatasi permasalah kesejahteraan sosial masyarakat di kota Salatiga, terlebih di masa pandemi. Terima kasih atas kontribusi dan lanjutkan pengabdian bapak ibu semua dalam mengabdi dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kota Salatiga. Yakinlah apa yang bapak ibu lakukan selaku PSM adalah bagian dari ibadah,” Adhi Isnanto menambahkan.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Salatiga dalam pemberian materi menjelaskan posisi sebagai wakil rakyat adalah menampung setiap masukan dari masayarakat. “Tugas kami adalah menerima aspirasi selanjutnya kami memformulasikan menjadi kebijakan dan kegiatan. Kegiatan yang diadakan tentunya sebagai stimulasi untuk kegiatan menyejahterakan masyarakat. Nanti diukur hasil kerja PSM, apa yang meningkat, sehingga akan didapati evaluasi yang menentukan kebijakan Dinas Sosial,” terang Dance.